Sebanyak 100 ribu warga ber-KTP Jakarta telah mendaftar dalam program lowongan kerja padat karya yang baru membuka 37 posisi. Angka ini menunjukkan disparitas yang sangat tajam antara jumlah pelamar dan ketersediaan lapangan kerja yang ditawarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Marulina Dewi Mutiara, mengungkapkan data tersebut saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta, pada Minggu (21/6/2026). Ia menjelaskan bahwa pendaftaran untuk gelombang pertama akan ditutup pada 25 dan 26 Juni 2026, dengan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 27 Juni.
“Kita akan tutup di tanggal 25 dan 26 Juni untuk sesi pertama dan diumumkan pada tanggal 27. Dan pada tanggal 27 itu juga akan ada sesi yang kedua,” ujar Dewi.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan jaminan terkait transparansi proses rekrutmen program padat karya tersebut. Menurutnya, seluruh tahapan seleksi dilakukan melalui sistem yang terbuka sehingga dapat diawasi oleh publik.
“Nggak, nggak. Kalau ini karena semua sistemnya sangat terbuka. Nggak mungkin ordal. Karena sistemnya terbuka dan orang bisa melihat, mengontrol untuk itu. Enggak ada interaksi sama sekali,” kata Pramono di Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (19/6).
Pernyataan orang nomor satu di Jakarta itu sekaligus membantah kemungkinan adanya praktik percaloan atau hubungan orang dalam dalam proses penerimaan tenaga kerja. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuka kembali lowongan untuk gelombang kedua setelah pengumuman hasil seleksi gelombang pertama rampung.
Artikel Terkait
Pramono Anung Buka Akses Transportasi dan Wisata Gratis untuk Seluruh Pemilik KTP Indonesia saat HUT ke-499 Jakarta
Pria Paruh Baya Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur Dikejar Warga hingga Naik ke Atap Genteng di Cakung
Pemerintah Pusat Larang Sistem Open Dumping di Seluruh TPA, Siapkan Sanksi bagi Daerah yang Bandel
Pixar Umumkan ‘Toy Story 5’ Tayang Juni 2026, Geng Mainan Hadapi Ancaman Gadget Baru