"Di Polsek Tebet inilah saya berhadapan dengan oknum petugas yang menanggapi laporan yang justru ada kesan ditolak dengan berbagai alasan. 'Mbanya divideoin karena cantik lagi. Mungkin bapaknya fetish, terinspirasi dari video Jepang. Bapaknya ngefans sama mbanya, mba idol'," ungkap korban menirukan perkataan polisi.
Ia merasa kecewa lantaran tak mendapat perlindungan ketika melapor sebagai korban pelecehan.
"Di akhir pembicaraan, si petugas itu berkata 'tidak ada yang bisa kami lakukan'," bebernya.
Sementara itu, pelaku IG mengaku telah merekam korban menggunakan kamera handphone.
Saat kejadian IG gugup lantaran duduk berdampingan dengan petugas KAI.
IG mengungkap alasannya melakukan aksi dugaan pelecehan seksual terhadap jurnalis wanita, QHS.
"Saya nggak sengaja, saya kan abis dari Klender mau ke Juanda. Saya videoin, saya nggak sengaja," ucapnya.
Setelah kasusnya viral, IG meminta maaf ke korban dan telah menghapus video korban yang ada di handphonenya.
"Yang jelas saya sudah hapus lagi itu. Nggak mungkin saya gunakan untuk apa lah. Sudah semuanya dihapus," pungkasnya. (*)
Sumber: wow
Artikel Terkait
Suzuki S-Presso Berubah Jadi Mini Jimny, Pedagang Bali Pasang Harga Rp 188 Juta
David da Silva Siap Tinggalkan Nostalgia, Bawa Malut United Serang Markas Persebaya
Ekonom UI: Defisit APBN 2025 Masih Aman, Bukan Sinyal Krisis
KPK Beberkan Pengembalian Rp 100 Miliar Terkait Kasus Kuota Haji