Kunjungan Rahasia AS ke Ushuaia Picu Kecurigaan dan Debat Kedaulatan

- Selasa, 27 Januari 2026 | 18:05 WIB
Kunjungan Rahasia AS ke Ushuaia Picu Kecurigaan dan Debat Kedaulatan

Sebuah pesawat pemerintah Amerika Serikat mendarat tiba-tiba di Ushuaia, kota paling selatan Argentina. Kunjungan yang tak diumumkan ini langsung memantik kecurigaan dan kritik dari pihak oposisi. Mereka menilai kedatangan delegasi anggota parlemen AS itu bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan pertanda untuk kepentingan yang lebih besar di wilayah gerbang Antartika tersebut.

Menurut laporan AFP, Selasa lalu, pesawat itu datang ke ibu kota Provinsi Tierra del Fuego tanpa pemberitahuan. Bagi banyak pengamat, ini menguatkan spekulasi bahwa Presiden Javier Milei sekutu dekat Donald Trump sedang mengupayakan pembangunan pangkalan angkatan laut gabungan dengan AS di area strategis itu.

Kedutaan Besar AS di Buenos Aires akhirnya mengonfirmasi. Mereka menyebut pesawat itu membawa delegasi bipartisan dari Komite Energi dan Perdagangan DPR AS. Tapi, nama-nama anggota parlemen yang datang tak disebutkan sama sekali.

Media lokal melaporkan, para tamu dari Washington itu melakukan perjalanan ke wilayah Patagonia menggunakan pesawat Boeing C-40 Clipper milik Angkatan Udara AS. Cukup mencolok, memang.

Dalam pernyataannya, Kedubes AS menjelaskan bahwa pertemuan membahas sejumlah isu. Mulai dari degradasi lingkungan, izin pertambangan, pengelolaan limbah, sampai pengolahan mineral penting. Topik lain yang diangkat adalah kesehatan masyarakat dan keselamatan medis.

Namun begitu, penjelasan itu tak sepenuhnya meredakan kecemasan.

Sekretaris hukum untuk Provinsi Tierra del Fuego, Emiliano Fossatto, bersuara lantang. Ia mengaku pihaknya sama sekali tak mendapat komunikasi, baik sebelum maupun sesudah kunjungan itu terjadi.

"Kunjungan ini menimbulkan ketidakpastian yang substansial," ujarnya kepada Radio 10.

Poin yang menarik: provinsi yang dikunjungi itu dipimpin oleh oposisi sayap kiri Argentina. Jadi, ada nuansa politik dalam yang tak bisa diabaikan.

Fossatto menambahkan, lokasi Pelabuhan Ushuaia sangat krusial. Tempat itu adalah gerbang menuju Antartika dan lalu lintas air komersial serta wisata.

"Jadi, tentu ada motif-motif lain di balik kunjungan tersebut," sebutnya.

Nada skeptisnya jelas. Di sisi lain, pemerintah pusat Argentina masih diam. Kunjungan mendadak ini, bagaimanapun, telah membuka babak baru dalam perdebatan tentang kedaulatan dan kepentingan asing di ujung selatan Amerika Selatan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar