Jeep itu melaju perlahan menyusuri jalan setapak di antara hamparan sawah. Tujuannya jelas: Bukit Patiayam di Kudus. Di dalamnya, Saan Mustopa, Wakil Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, tengah menuju lokasi yang ia tinjau langsung siang itu. Kunjungannya bukan sekadar seremonial. Ada misi penting: mendorong Situs Purbakala Patiayam untuk naik kelas, dari cagar budaya daerah menjadi nasional.
Ia tak sendirian. Dalam rombongan itu, hadir Lestari Moerdijat, Wakil Ketua MPR dari Fraksi Nasdem. Sebelumnya, mereka baru saja membagikan ribuan paket sembako dalam rangka Safari Ramadan. Tapi agenda utamanya justru baru dimulai.
“Memang kunjungan ke Kudus, selain bakti sosial, sengaja kita berkunjung ke Situs Patiayam,” ujar Lestari kepada para wartawan yang menunggu di lokasi.
Kalimatnya tegas, menegaskan bahwa kunjungan ini punya bobot. Di atas bukit, mereka menyaksikan langsung replika kerangka gajah purba, Elephas namanya. Suasana situs itu sendiri sunyi, dikelilingi persawahan, menyimpan ribuan fragmen sejarah dalam perut buminya.
Menurut Lestari, nilai sejarah Patiayam sudah tak diragukan lagi. Bahkan para peneliti besar macam Raden Saleh dan Eugene Dubois sudah menjejakkan kaki di sini sejak abad ke-19. “Dan sudah diteliti sejak abad 19, Raden Saleh pernah ke sini, Dubois pernah ke sini,” jelasnya.
Namun begitu, status nasional masih menjadi pekerjaan rumah. Lestari mengaku sudah mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan. Persoalannya kini ada di administrasi. “Karena secara keilmuan sudah memenuhi syarat,” katanya, “hanya ada ketentuan administrasi, Patiayam ini di dua kabupaten harus diselesaikan.”
Artikel Terkait
Kampung Padel Tangerang Bangkitkan Keramaian, Dampak Ekonomi ke Pedagang Masih Beragam
Oknum ASN BPK Ditahan, Kasus Penganiayaan ART di Bogor Masuk Tahap Pemberkasan
Pemprov DKI Revitalisasi Anjungan TMII dengan Dana KLB Rp50 Miliar
Fadli Zon dan Rhoma Irama Pacu Usulan Dangdut ke UNESCO