Anak 8 Tahun Jatuh ke Gorong-gorong Terbuka Saat Pawai Obor di Cibinong

- Rabu, 17 Juni 2026 | 13:55 WIB
Anak 8 Tahun Jatuh ke Gorong-gorong Terbuka Saat Pawai Obor di Cibinong

Seorang anak laki-laki berusia delapan tahun terperosok ke dalam lubang gorong-gorong tanpa penutup di Jalan Raya Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, saat mengikuti pawai obor peringatan Tahun Baru Islam, Minggu malam. Insiden itu sontak menyedot perhatian publik setelah video kejadiannya tersebar luas di media sosial.

Peristiwa nahas itu bermula ketika korban bersama ibu dan saudara perempuannya yang masih berusia sekitar empat tahun berjalan dalam iring-iringan pawai obor. Saat melintas di depan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, anak laki-laki tersebut tiba-tiba jatuh ke dalam gorong-gorong yang terbuka. Camat Cibinong, Acep Sajidin, menuturkan bahwa kepanikan sempat melanda warga di lokasi kejadian.

“Jadi ceritanya kan memang lagi pawai obor, si ibu itu perwakilan dari Pakansari bawa dua anak, satu laki-laki dan satu perempuan. Pas melewati depan Jalan Tegar Beriman itu, anak laki-lakinya itu kejeblos ke gorong-gorong,” kata Acep, Selasa (16/6).

Warga yang hendak menolong langsung bergegas mendekati lubang gorong-gorong. Namun, upaya evakuasi sempat terhambat karena lubang yang terlalu sempit untuk dimasuki orang dewasa. Beruntung, seorang staf kelurahan yang juga ikut dalam pawai berhasil menjangkau korban dari sisi lain gorong-gorong.

“Kan jeblos ke gorong-gorong, teriak si anak, pada teriaklah semua, langsung ditolong sama staf kelurahan, karena kan semua ikut pawai obor ya. Nah dia kan mau masuk gorong-gorong, ternyata nggak muat, sempit,” ujar Acep.

Kondisi gorong-gorong saat itu disebutkan dalam keadaan deras karena baru saja turun hujan lebat. Meski demikian, korban tidak sampai hanyut karena berpegangan pada besi di dalam saluran air tersebut. “Tapi nggak sampai hanyut ya, dia kan pegangan besi di dalam (gorong-gorong), terus diselamatin sama staf kelurahan itu,” imbuh Camat.

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum segera merespons insiden tersebut. Petugas dari UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah I Cibinong bergerak cepat menangani lokasi kejadian. Dalam keterangan resmi yang dirilis Rabu (17/6), disebutkan bahwa penutup gorong-gorong berupa pagar besi tralis telah dipasang di titik tempat anak itu terjatuh.

“Pemasangan pagar ini dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang, terutama saat aktivitas masyarakat meningkat, seperti pada kegiatan malam hari atau event keagamaan,” demikian bunyi pernyataan resmi Pemkab Bogor.

Langkah penanganan itu diambil sebagai bentuk antisipasi agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi di lokasi rawan yang sama. Sementara itu, warga sekitar berharap pemerintah daerah lebih rutin melakukan pengawasan terhadap infrastruktur jalan, khususnya lubang gorong-gorong yang kerap kehilangan penutupnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar