IHSG Dibuka Menguat 1,30 Persen ke Level 6.336, Didorong Sentimen Positif Global

- Rabu, 17 Juni 2026 | 09:45 WIB
IHSG Dibuka Menguat 1,30 Persen ke Level 6.336, Didorong Sentimen Positif Global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, dengan momentum penguatan yang signifikan. Pada pembukaan sesi pertama, indeks utama bursa saham tanah air langsung menghijau di level 6.321,961, menandakan optimisme investor pada awal sesi.

Berdasarkan data RTI yang tercatat hingga pukul 09.23 WIB, IHSG terus melejit dengan tambahan 81,078 poin atau setara 1,30 persen, mencapai posisi 6.336,045. Sepanjang perdagangan pagi, indeks sempat menyentuh level tertinggi di angka 6.377 dan terendah di 6.269, menunjukkan volatilitas yang cukup dinamis dalam rentang waktu singkat.

Kekuatan penguatan ini didukung oleh mayoritas saham yang berada di zona hijau. Sebanyak 445 saham tercatat menguat, sementara 135 saham lainnya mengalami pelemahan, dan 154 saham stagnan. Aktivitas transaksi pun tercatat cukup deras dengan total nilai perdagangan mencapai Rp5,135 triliun dan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 7,120 miliar lembar. Kapitalisasi pasar bursa saat ini tercatat sebesar Rp11.029,952 triliun.

Sementara itu, sentimen penguatan IHSG juga dipengaruhi oleh perkembangan positif di pasar global. Riset harian Samuel Sekuritas mencatat bahwa bursa Amerika Serikat ditutup dengan kinerja beragam pada Selasa, 16 Juni 2026. Dow Jones Industrial Average berhasil naik 0,64 persen, namun S&P 500 justru turun 0,57 persen dan Nasdaq Composite melemah 1,15 persen. Pelemahan di dua indeks utama AS tersebut dipicu oleh aksi ambil untung (profit-taking) pada saham-saham produsen chip yang menekan sektor teknologi.

Di kawasan Asia, pergerakan bursa juga tercatat bervariasi. Hang Seng Hong Kong turun 1,40 persen, Nikkei Jepang naik tipis 0,13 persen, dan Shanghai China melemah 0,11 persen. Pada hari sebelumnya, Senin, 15 Juni, IHSG tercatat melonjak tajam sebesar 4,12 persen ke level 6.255, meskipun diiringi aksi jual bersih investor asing (foreign net sell) senilai Rp105,92 miliar.

Memasuki perdagangan Rabu pagi ini, indeks Kospi Korea Selatan dibuka melemah 1,07 persen, sementara Nikkei Jepang justru menguat 0,32 persen. Para analis memperkirakan tren positif IHSG masih berlanjut.

“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan penguatannya seiring perkembangan positif dalam konflik Timur Tengah,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam risetnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa faktor geopolitik masih menjadi salah satu katalis utama yang diperhatikan pelaku pasar dalam menentukan arah pergerakan indeks.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar