Seorang nelayan asal Kota Ternate, Maluku Utara, ditemukan selamat setelah 26 hari dilaporkan hanyut saat melaut. Esau Sidemo (57), warga Desa Bido, Kecamatan Pulau Batang Dua, kini berada dalam perawatan tim medis di atas kapal berbendera Prancis yang mengevakuasinya di Samudra Pasifik.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, membenarkan bahwa korban saat ini berada di atas kapal LNG Endeavour yang sedang dalam perjalanan menuju Cina. "Saat ini korban berada di atas kapal LNG Endeavour yang dalam perjalanan menuju Cina dan terus dipantau kesehatannya oleh tim medis kapal tersebut," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (3/8/2026).
Peristiwa bermula ketika Esau meninggalkan rumahnya untuk melaut di perairan sekitar Desa Bido pada Selasa (7/7). Namun, perahunya terbawa arus hingga akhirnya dinyatakan hilang. Selama lebih dari tiga minggu, keluarga dan pihak berwenang tidak mengetahui keberadaannya.
Informasi tentang penemuan korban pertama kali diterima Command Center Basarnas dari salah satu anggota DPRD daerah pemilihan Pulau Batang Dua pada Minggu (2/8) pukul 14.00 WIT. Korban dilaporkan ditemukan oleh awak kapal kargo LNG Endeavour yang sedang melintasi Samudra Pasifik.
"Command Center SAR Ternate kemudian menghubungi keluarga korban di Pulau Batang Dua dan mendapati nomor telepon crew kapal yang menemukan korban," kata Iwan. Setelah itu, Kantor SAR Ternate berkoordinasi dengan awak kapal LNG Endeavour untuk memastikan kondisi korban.
Menurut keterangan awak kapal, Esau ditemukan secara visual oleh salah satu kru pada Sabtu (1/8) pukul 17.23 WIT. Saat ditemukan, korban dalam keadaan selamat dan langsung mendapatkan perawatan medis dari tim kapal. Hingga berita ini diturunkan, Esau masih berada di atas kapal yang sedang menuju pelabuhan di Cina.
Artikel Terkait
China Uji Coba Rudal dari Kapal Selam Nuklir ke Pasifik, Australia dan Jepang Kecam