Kemudian saat ditanyakan untuk ke depannya bahwa impor dari Israel tersebut untuk bisa dikontrol oleh pemerintah Indonesia, dia mengatakan bahwa hal itu bisa ditanyakan ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI.
Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor yang selama ini dilakukan Indonesia dari Israel.
Berdasarkan data secara kumulatif, nilai impor terbesar produk yang didatangkan dari Israel yaitu komoditas mesin/peralatan mekanis dan bagiannya dengan total mencapai US$25,82 juta dengan volume 1,74 juta kilogram.
Kemudian, diikuti mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya US$5,10 juta dengan volume 37.062 kilogram, dan perkakas dan peralatan dari logam tidak mulia US$1,55 juta dengan volume 6.808 kilogram.
Sumber: bisnis
Artikel Terkait
PNM Gelontorkan Rp1 Miliar dan Ribuan Paket Ramadan untuk Aceh di Tengah Rakernas
Pramono Anung Beri Sinyal Tegas: Spanduk Parpol Izin Habis Langsung Ditertibkan
SKK Migas Pacu 39 Sumur Potensial untuk Kejar Target Produksi Minyak
KPK Gelar Dua OTT dalam Sehari: Banjarmasin dan Jakarta Jadi Sasaran