Nusantara62 – Berikut lanjutan Serat Ronggolawe, Cerita Rakyat Jawa Timur:
Banyak pohon yang berdiri di sekitar istana roboh. la menghancurkan pohon-pohon itu dengan keris saktinya.
Tidak puas dengan pohon-pohon itu, lalu ia menghancurkan beberapa bangunan.
Baca Juga: Cerita Rakyat Sumatera Utara, Kisah Si Boru Naitang, Aib Memilukan di Pulau Samosir
Lembu Sura mengayunkan kakinya lebih cepat lagi dan tak lama kemudian kehadirannya dilihat oleh Rangalawe.
"Ah, Paman Lembu Sura. Rupanya hanya Paman yang berani menghadapiku. Mana Patih Majapahit itu?”
”Kenapa masih sembunyi? Paman Lembu Sura, kalau ingin menyingkirkan saya, jangan dengan cara begini. Masak saya harus menghadapi pamanku sendiri."
Baca Juga: Cerita Rakyat Betawi, Kisah Tragis Si Manis Jembatan Ancol
Apa yang dikatakan oleh Rangalawe sangat menyentak hati Lembu Sura.
Dalam hatinya ia menaruh iba kepada keponakannya yang sangat disayanginya.
Kata-kata Ranggalawe telah meluluhlantakkan hatinya.
Baca Juga: Cerita Rakyat NTB, Legenda Batu Goloq, Penyesalan Sang Ibu yang Abaikan Kedua Anaknya
Namun, dalam situasi yang panas itu ia harus bersikap penuh perhitungan.
"Ranggalawe, Anakku. Apa kamu masih mau mendengarkan nasihatku, Pamanmu. Aku pun memahami kekecewaan hatimu.”
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nusantara62.com
Artikel Terkait
Selebritas Hollywood Meriahkan Pembukaan Piala Dunia 2026 di Los Angeles
Pengamat Sebut Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Bisa Tekan Harga dan Dongkrak Konektivitas Nasional
Koalisi Jaksa Agung AS Buka Penyelidikan Besar-besaran terhadap OpenAI
Pemulangan Jamaah Haji Indonesia 2026 Capai 79.438 Orang, Kemenag Jaga Layanan hingga Kloter Terakhir