Perjalanan Sulthan Zaky bersama PSM Makassar resmi berakhir. Bek tengah berusia 20 tahun itu mengucapkan salam perpisahan setelah kontraknya dengan klub berjuluk Juku Eja tersebut rampung pada 30 Juni 2026. Pesan emosional yang ia unggah di media sosial langsung menyita perhatian publik, terutama para pendukung setia Pasukan Ramang.
Sulthan Zaky terakhir kali membela klub Kamboja, MOI Kompong Dewa FC, pada musim 2025/2026 dengan status pinjaman. PSM Makassar meminjamkannya pada 2 Agustus 2025 untuk durasi satu musim penuh. Sebelumnya, pemain kelahiran Makassar ini merupakan salah satu produk terbaik akademi PSM yang dibina sejak 2021. Konsistensinya di level junior membawanya promosi ke tim senior pada musim 2023.
Meskipun belum mendapatkan banyak menit bermain di skuad utama, Sulthan Zaky tetap dipandang sebagai talenta muda yang menjanjikan. Ia tercatat tampil dalam empat pertandingan bersama tim senior PSM Makassar pada musim 2024/2025. Kariernya juga sempat mencuri perhatian di level tim nasional kelompok umur. Ia pernah memperkuat Timnas Indonesia U-16 hingga U-20 di bawah arahan sejumlah pelatih ternama, seperti Bima Sakti, Indra Sjafri, hingga Shin Tae-yong.
Kesempatan bermain yang lebih banyak akhirnya ia dapatkan saat menjalani masa peminjaman di MOI Kompong Dewa FC. Bersama klub Kamboja tersebut, Sulthan Zaky tampil dalam 14 pertandingan dengan total 675 menit bermain. Sebanyak 11 laga di antaranya ia jalani sebagai starter.
Melalui akun Instagram pribadinya, Jumat (29/5/2026), Sulthan Zaky menyampaikan pesan perpisahan yang penuh emosional.
“Empat musim terakhir menjadi perjalanan yang tidak akan pernah saya lupakan. Begitu banyak cerita yang saya lewati. Datang dengan mimpi, bertahan di tengah tekanan, jatuh lalu bangkit lagi, sampai akhirnya saya berada di titik untuk melihat semuanya dengan rasa syukur,” tulisnya.
“Di perjalanan ini saya belajar bahwa sepak bola bukan hanya tentang apa yang terlihat di lapangan. Ada proses panjang, pengorbanan, rasa lelah, kecewa, dan perjuangan yang diam-diam membentuk saya menjadi pribadi yang lebih kuat.”
“Terima kasih untuk tempat yang pernah saya sebut rumah. Untuk semua orang yang pernah percaya, mendukung, membantu, dan berjalan bersama saya selama empat musim ini.”
“Setiap ruang ganti, setiap perjalanan tandang, setiap latihan, setiap kemenangan maupun kekalahan akan selalu punya tempat tersendiri di hati saya.”
“Mungkin musim depan cerita saya akan berbeda. Mungkin saya tidak lagi berdiri dengan warna yang sama. Tapi semua pelajaran dan kenangan dari empat musim terakhir ini akan selalu saya bawa ke mana pun langkah saya pergi.”
“Saya pergi bukan dengan penyesalan, tapi dengan rasa bangga karena pernah menjadi bagian dari perjalanan ini.”
“Terima kasih untuk semuanya. Sampai bertemu lagi, di waktu dan cerita yang berbeda. EWAKO!!” pungkasnya.
Hingga kini belum diketahui klub mana yang akan menjadi pelabuhan baru Sulthan Zaky. Pemain dengan nilai pasar Rp869,08 juta tersebut masih berstatus tanpa klub setelah kontraknya bersama PSM Makassar selesai. Menariknya, ia juga memiliki hubungan keluarga dengan eks kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Sulthan Zaky merupakan sepupu dari pemain yang kini berkarier di luar negeri tersebut.
Artikel Terkait
KPK Dalami Dugaan Bupati Pekalongan Nonaktif Manfaatkan Pekerja Outsourcing untuk Mobilisasi Politik Pilkada 2024
Kemenag Pastikan Pendidikan 350 Santri Padepokan Padang Ati Tetap Berjalan Usai Pimpinannya Jadi Tersangka Pencabulan
Kemendagri Desak Kementerian Segera Lengkapi Administrasi Pencairan Anggaran Pemulihan Bencana Sumatera
Guru Ditemukan Tewas di Kamar Kos Semarang, Tak Ada Tanda Kekerasan