PT Metropolitan Land Tbk (Metland) atau MTLA memutuskan untuk membagikan dividen tunai senilai Rp74,2 miliar kepada para pemegang sahamnya untuk tahun buku 2025. Nilai tersebut setara dengan Rp9,7 per lembar saham yang akan didistribusikan kepada pemilik 7,65 miliar saham perseroan.
Kebijakan ini menetapkan bahwa sekitar 18 persen laba bersih tahun lalu dialokasikan sebagai dividen. Sepanjang tahun buku 2025, perusahaan properti itu membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,78 triliun. Adapun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp412,93 miliar.
Presiden Direktur Metland, Anhar Sudrajat, menyatakan bahwa perseroan tetap mampu menjaga fundamental yang sehat di tengah dinamika industri. Menurut dia, pencapaian itu ditopang oleh kontribusi pendapatan berulang serta strategi pengembangan proyek yang selektif.
"Perseroan tetap mampu menjaga fundamental yang sehat dengan kinerja yang stabil, melalui kontribusi recurring revenue dan strategi pengembangan proyek yang selektif," ujar Anhar dalam keterangan resmi, Kamis (28/5/2026).
Keputusan pembagian dividen itu diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025. Selain menyetujui penggunaan laba bersih, para pemegang saham juga mengesahkan Laporan Tahunan 2025 serta perubahan susunan direksi dan komisaris perseroan.
Dalam agenda perubahan pengurus, pemegang saham menyetujui pengangkatan Lanny Bambang sebagai Komisaris Independen Metland. Penunjukan itu menggantikan Leland G. Rompas yang masa jabatannya berakhir karena memasuki masa pensiun. Di sisi lain, pemegang saham juga menerima pengunduran diri Santoso dari posisi Direktur.
Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi Metland hasil RUPST pada 26 Mei 2026. Dewan Komisaris terdiri dari Presiden Komisaris Junita Ciputra, Komisaris Iwan Putra Brasali, Komisaris Nanda Widya, Komisaris Independen Thomas Johannes Angfendy, dan Komisaris Independen Lanny Bambang. Sementara itu, jajaran Direksi meliputi Presiden Direktur Anhar Sudrajat, serta Direktur Olivia Surodjo, Direktur Wahyu Sulistio, dan Direktur Andi Surya Kurnia.
Artikel Terkait
Kemenhub Apresiasi Batam Tambah Armada Trans Batam Jadi 52 Unit pada 2026
Pertamina Salurkan 4.400 Hewan Kurban ke Masyarakat Sekitar Wilayah Operasi
Harga TBS Petani Swadaya Anjlok di Bawah HPP, Apkasindo Sebut Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Pasar
Rusia Hapus Utang Rp2,5 Miliar bagi Warga yang Mau Bertempur di Ukraina