Sejumlah 10 ekor sapi dan 35 ekor kambing diterima oleh panitia kurban Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini. Hewan-hewan tersebut merupakan titipan dari warga yang secara rutin maupun baru pertama kali menyalurkan kurban melalui masjid tersebut.
Ketua Panitia Penyelenggaraan Kurban Masjid Raya Pondok Indah, Fatah, mengonfirmasi penerimaan hewan kurban tersebut saat ditemui di lokasi, Rabu (27/5/2026). Ia merinci bahwa dari total tersebut, tidak ada satupun hewan kurban berupa domba yang diterima tahun ini. “Alhamdulillah tahun 2026 ini, Masjid Pondok Indah kembali menerima hewan kurban, baik itu kambing maupun sapi. Kambing atau domba, itu alhamdulillah tahun ini, domba nggak ada yang kurban, ya. Jumlahnya kalau nggak salah sapi itu ada 10, ya. Dan kambing ada 35,” ujarnya.
Menurut Fatah, mayoritas hewan kurban berasal dari warga yang telah menjadi pengkurban tetap di masjid tersebut. Namun, ia juga mencatat adanya partisipasi dari masyarakat baru yang kebetulan melintas atau ingin mencoba berkurban di lokasi tersebut. “Ya, rata-rata pengkurban itu, satu, yang tahun lalu sudah pernah kurban dan biasa kurban di sini. Alhamdulillah sambutannya positif. Tapi ada juga yang memang karena ini masjid kami ini kan masjid perlintasan, kadang ada yang baru juga nyoba-nyoba kurban,” jelasnya.
Distribusi daging kurban, lanjut Fatah, difokuskan kepada warga sekitar yang membutuhkan, khususnya di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Ia menjelaskan bahwa lokasi masjid yang diapit oleh permukiman kelas menengah ke bawah dan kawasan elite Pondok Indah menjadi dasar penyaluran tersebut. “Jadi, kami ini menyalurkan dari warga Pondok Indah, sebagian ada yang kurban dari warga Pondok Indah, kemudian kita salurkan ke warga sebelah masjid, warga Tanah Kusir,” katanya.
Sementara itu, salah satu hewan kurban yang diterima berasal dari anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Partai Gerindra, Mulan Jameela. Politikus tersebut menyumbangkan seekor sapi untuk kegiatan kurban tahun ini. “Ini alhamdulillah kita juga dapat sumbangan dari Ibu Mulan Jameela, satu ekor sapi,” ungkap Fatah.
Meski menerima sumbangan dari seorang tokoh politik, Fatah menegaskan bahwa panitia berupaya menjaga netralitas acara. Ia menekankan bahwa partisipasi tersebut tidak boleh dikaitkan dengan kepentingan politik atau golongan tertentu. “Tanpa mengurangi rasa hormat bahwa beliau tokoh politik, sedapat mungkin tidak atas nama, apa namanya, atas nama politik, ya, atau kumpulan tertentu. Iya, kecuali sebagai apa, sebagai pendukung acara aja,” imbuhnya.
Artikel Terkait
BEI Rotasi Tiga Saham di Indeks IDXMESBUMN, IPCM hingga TINS Masuk Gantikan ADHI dan PGEO
Polda Metro Tetapkan Selebgram Woodyrman Tersangka Penganiayaan Berat yang Tewaskan WNA Brunei
Petani Muda di Luwu Utara Jadi Korban Pembusuran saat Cari Pelaku yang Serang Adiknya, Dua Orang Diamankan
Iduladha di Masjid Cut Meutia: Cukur Rambut Gratis dan Ajak Anak Muda Hidupkan Sunah Rasul