MURIANETWORK.COM - Viral, seekor ular kobra masuk ke dalam boxer seorang pria yang sedang tertidur pulas di kamarnya.
Kejadian ini dialami oleh seorang pria di Provinsi Rayong Timur Negara Thailand. Ular kobra yang "bersilaturahmi" ke celana dalam pria tersebut menjadi viral dijagat maya.
Dalam video yang banyak dibagikan dan diposting oleh akun media sosial Instagram ini, terlihat petugas damkar berupaya mengeluarkan ular dari dalam boxer si pemuda.
Dengan alat yang telah disiapkan, petugas tersebut terlihat sangat berhati-hati. Betapa tidak, bila salah bisa - bisa akan mematok "penghuni" boxer tersebut.
Evaluasi yang membuat ngilu dan menahan nafas ini akhirnya berhasil. Ular berbisa berwarna kehitaman berhasil dikeluarkan, dan dimasukkan ke dalam kantong hitam.
Unggahan video pendek tersebut menuai beragam reaksi dari warganet. Alih - alih prihatin dan kasihan tak sedikit warganet atau netizen yang memberikan komentar kocak.
"Ular anakonda Vs Ular Sendok, adu kekuatan di dalam celana," komentar @viv**** sembari menyertakan emoticon tertawa.
Ada juga yang berkomentar, bila si ular kobra sedang mencari sesuatu. "Ulonyo lagi nyari telor ulang 2 biji," komentar @kep***
"Tuh ular mau ngobrol sama sohib lamanya. Biaran aja mereka ngobrol," timpal @sai*** tak lupa menyertakan emoticon tertawa terbahak bahak.
"Ini baru ular kasur, positif aja mungkin dia kira temannya yang di dalam. Mencari pujaan hati," tulis sejumlah pengguna dalam kolom komentar.
"Untung ularnya Gak matok sodara sendiri. Hahaha. Ulo ketemu ulo," timpal lainnya.
Dari pantauan, postingan ular kobra masuk celana dalam tersebut viral. Salah satunya seperti akun Instagram Baturaja update sudah ditonton ratusan ribu kalu dan dibagikan ratusan pengguna.(*)
Sumber: disway
Artikel Terkait
Perusahaan China Incar Peluang Besar di Balik Target PLTS 100 GW Indonesia, Soroti Kebutuhan Teknologi Penyimpanan Energi
Presiden Prabowo Resmikan RSUD Lampung Barat dan Buka Munas Hipmi 2026 di Lampung
Investor China dan Hong Kong Dilarang Ikut IPO SpaceX, Alihkan Buruan ke Saham Terkait
Ekonom: RI Tak Akan Ulangi Krisis 1998, Tantangan Kini Bergeser ke Daya Beli Kelas Menengah