Rekening Tabungan Pelajar Tembus 59 Juta, OJK Catat Simpanan Capai Rp29 Triliun

- Minggu, 24 Mei 2026 | 11:50 WIB
Rekening Tabungan Pelajar Tembus 59 Juta, OJK Catat Simpanan Capai Rp29 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah rekening tabungan pelajar di Indonesia telah mencapai 59,03 juta rekening dengan total nominal simpanan sebesar Rp29,13 triliun pada kuartal pertama tahun 2026. Angka ini menunjukkan perkembangan positif dalam upaya memperluas akses keuangan di kalangan pelajar, yang tercermin dari pencapaian Program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) yang telah mencapai 88,36 persen.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, mengungkapkan bahwa secara tren, jumlah rekening pelajar terus meningkat. "Tumbuh sebesar 1,25 persen secara tahunan atau year on year (yoy)," katanya dalam jawaban tertulis pada Minggu (24/5/2026).

Pertumbuhan ini, menurut Dicky, mengindikasikan semakin luasnya akses dan partisipasi pelajar dalam sistem keuangan formal. Sementara itu, dari sisi nominal simpanan, meskipun terdapat fluktuasi dalam jangka pendek, secara umum masih menunjukkan tren yang positif. Hal ini sejalan dengan karakteristik tabungan pelajar yang cenderung dinamis.

Di sisi lain, meskipun kontribusinya terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan masih relatif terbatas, tabungan pelajar dinilai memiliki nilai strategis. Simpanan ini berperan dalam memperluas basis nasabah perbankan di masa depan sekaligus membangun budaya menabung sejak dini.

OJK optimistis tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026. Keyakinan tersebut didukung oleh penguatan Program KEJAR, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui Program KEJAR, diharapkan kebiasaan menabung dapat semakin tertanam di kalangan pelajar sejak usia dini. Ke depan, fokus penguatan akan diarahkan pada perluasan akses, peningkatan pemanfaatan rekening yang lebih aktif, serta penguatan edukasi keuangan bagi pelajar. Langkah ini diyakini dapat mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan, baik dari sisi jumlah rekening maupun nominal simpanan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar