Anita Ratnasari Tanjung Peringatkan Lulusan: Ijazah Saja Tak Cukup di Era AI

- Kamis, 21 Mei 2026 | 11:40 WIB
Anita Ratnasari Tanjung Peringatkan Lulusan: Ijazah Saja Tak Cukup di Era AI

Kemajuan teknologi yang kian pesat menuntut generasi muda untuk tidak lagi bergantung pada selembar ijazah semata. Peringatan itu disampaikan oleh Founder CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung, kepada 199 siswa lulusan angkatan VI SMA Unggulan CT Arsa Foundation di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Anita menceritakan pengalamannya saat mendampingi sang suami, Chairman CT Corp Chairul Tanjung, dalam kunjungan ke China untuk mempelajari perkembangan teknologi, khususnya di raksasa e-commerce Alibaba. Dalam kesempatan itu, ia menyaksikan langsung bagaimana kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) hingga robotik mulai mengambil alih peran manusia di berbagai sektor.

“Teknologi di sana sudah merambah ke segala bidang dan tentunya berdampak ke pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh manusia, sekarang sudah digantikan oleh teknologi. Baik itu untuk analisa, desain, hingga penulisan laporan,” kata Anita saat memberikan sambutan di Sukoharjo, Kamis (21/5/2026).

Ia menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dan semangat belajar sepanjang hayat. Menurut Anita, ijazah saja tidak akan cukup untuk menghadapi dunia yang berubah dengan kecepatan luar biasa.

“Bunda mengingatkan kalian semua, kita tidak bisa mengandalkan dari ijazah saja. Kita akan tertinggal jauh kalau kita tidak mau belajar di zaman yang sangat berubah secepat kilat ini,” tegasnya.

Di sisi lain, Anita optimistis bahwa para siswa didiknya mampu menjadi pemenang di tengah persaingan global. Ia menilai, teknologi secanggih apa pun tidak memiliki jiwa dan tempaan hidup sebagaimana yang dimiliki oleh para siswa CT Arsa Foundation.

“Teknologi AI dan alat bantu itu bukanlah saingan yang harus ditakuti, tetapi kalian harus bisa beradaptasi. Kalian harus inovatif, kalian harus agile,” ujar Anita.

Sementara itu, Anita menegaskan bahwa komitmen CT Arsa Foundation dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas bukanlah sekadar isapan jempol belaka. Hingga saat ini, SMA Unggulan CT Arsa telah meluluskan 2.011 siswa berprestasi dari Deli Serdang dan Sukoharjo.

“Bukan hanya jumlah yang membanggakan, tetapi 98% mereka diterima di perguruan top di Indonesia. Mereka diterima di ITB, UGM, Brawijaya, IPB, UI, dan lain sebagainya,” ungkap Anita.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar