Kementerian Sosial Lelang Emas dan Mutiara Senilai Rp10,1 Miliar untuk Bantuan Sosial

- Kamis, 21 Mei 2026 | 07:40 WIB
Kementerian Sosial Lelang Emas dan Mutiara Senilai Rp10,1 Miliar untuk Bantuan Sosial

Kementerian Sosial akan melelang logam mulia dan perhiasan emas serta mutiara dengan nilai total mencapai lebih dari Rp10 miliar yang berasal dari hadiah undian yang tidak tertebak maupun tidak diambil oleh pemenangnya. Rencana pelelangan ini diumumkan langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, dalam konferensi pers di kantor Kementerian Sosial, Jakarta.

Gus Ipul menjelaskan bahwa barang-barang tersebut merupakan akumulasi dari hasil Undian Gratis Berhadiah (UGB) sejak tahun 2008. Ia merinci perbedaan antara kedua jenis hadiah tersebut. “HTT itu hadiah tidak tertebak. Jadi hadiahnya sudah ada, tapi tidak ada yang mengambil. Ada juga HTDP, hadiah tidak diambil pemenangnya. Kalau HTDP itu pemenangnya sudah ada, tapi tidak diambil,” ujarnya.

Secara rinci, barang yang akan dilelang terdiri dari 738 keping logam mulia dengan total berat 3.230 gram, 832 keping perhiasan emas seberat 2.967 gram, serta 756 pasang perhiasan mutiara. Jika digabungkan, total logam mulia dan perhiasan emas mencapai sekitar 6,2 kilogram. Adapun nilai limit lelang ditetapkan sebesar Rp10.176.929.000 atau sekitar Rp10,1 miliar.

Seluruh hasil lelang nantinya akan dialokasikan untuk membantu keluarga yang membutuhkan dukungan sosial maupun ekonomi. Menurut Gus Ipul, dana tersebut akan digunakan untuk berbagai program, mulai dari perbaikan rumah tidak layak huni hingga bantuan pemberdayaan ekonomi. “Nanti hasilnya sepenuhnya membantu keluarga-keluarga yang memang secara nyata membutuhkan bantuan, baik itu untuk pembangunan rumah supaya lebih layak huni atau bantuan-bantuan usaha sebagai dukungan agar mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi,” ungkapnya.

Sementara itu, proses pengumuman lelang atau aanwijzing dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 21 Mei 2026, pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB melalui Zoom Meeting. Adapun pelaksanaan lelang akan berlangsung sejak 13 Mei 2026 hingga 25 Mei 2026 pukul 14.35 WIB sesuai waktu server. Gus Ipul menegaskan bahwa lelang ini terbuka untuk masyarakat umum dan diharapkan dapat menarik banyak peminat. “Ini terbuka, siapa pun yang ingin ikut silakan. Semakin banyak peminat tentu semakin bagus, lebih-lebih kalau nilainya juga meningkat terus. Niatnya juga membantu mereka yang membutuhkan,” tutupnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar