Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mendesak pemerintah Indonesia untuk segera menggencarkan langkah diplomasi internasional guna memastikan keselamatan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan oleh otoritas Israel. Ia menekankan bahwa respons yang cepat dan terkoordinasi menjadi krusial agar proses evakuasi terhadap para WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) ke Gaza, Palestina, dapat segera terwujud.
Menurut politikus tersebut, pemerintah perlu memaksimalkan jalur diplomasi bilateral dan multilateral. Langkah ini termasuk menghimpun dukungan di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta melibatkan Komite Internasional Palang Merah untuk memantau kondisi dan memastikan keselamatan para WNI.
“Pemerintah harus bergerak cepat melalui jalur diplomasi bilateral maupun multilateral. Indonesia perlu menggalang dukungan di Dewan Keamanan PBB, serta meminta Komite Internasional Palang Merah melakukan intervensi langsung demi memastikan kondisi para WNI,” ujar TB Hasanuddin dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).
Ia menegaskan bahwa penangkapan terhadap WNI dan relawan lain di perairan internasional merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan berpotensi melanggar ketentuan hukum internasional. Dalam konteks konflik bersenjata, lanjutnya, relawan kemanusiaan dan jurnalis sipil memiliki perlindungan khusus yang wajib dihormati oleh semua pihak.
“Penangkapan terhadap relawan kemanusiaan dan jurnalis sipil di perairan internasional tidak dapat dibenarkan. Ini bukan hanya menyangkut keselamatan WNI, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap hukum internasional dan perlindungan terhadap misi kemanusiaan,” tegas TB Hasanuddin.
Atas dasar itu, ia meminta pemerintah mengambil respons yang cepat, tegas, dan terukur. Negara, menurutnya, memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi seluruh warga negara Indonesia, termasuk mereka yang tengah menjalankan misi kemanusiaan di luar negeri.
Artikel Terkait
Kejari Serang Tahan Mantan Kepala BPN Kota Serang, Enam Orang Tersangka Kasus Pungli Uang Taktis Selama Lima Tahun
Kebijakan Cukai Baru Dinilai Beri Ruang Kompromi bagi Rokok Ilegal
Wakil Ketua MPR: Masyarakat Adat Benteng Terakhir Keanekaragaman Hayati dan Kedaulatan Pangan
Pemred Republika: 9 WNI yang Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan dalam Kondisi Sehat