Presiden China Xi Jinping menyerukan pengakhiran konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel sesegera mungkin. Seruan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke Beijing.
Dalam pernyataan yang dikutip dari kantor berita Xinhua pada Rabu (20/5/2026), Xi menilai kawasan Teluk saat ini berada di titik kritis. Ia mengingatkan agar perang terbuka tidak kembali terjadi setelah Iran dan AS menyepakati gencatan senjata pada bulan lalu, menyusul pecahnya konflik bersenjata pada akhir Februari.
Meskipun perundingan sebelumnya berkali-kali menemui jalan buntu, Xi mendorong agar negosiasi tetap dilanjutkan. Menurutnya, pengakhiran konflik secara lebih awal akan mengurangi gangguan terhadap stabilitas pasokan energi, rantai industri dan pasokan, serta tatanan perdagangan internasional.
Kunjungan Putin ke China berlangsung pada 19 hingga 20 Mei, hanya beberapa hari setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Beijing pada pekan sebelumnya. Kedatangan kedua pemimpin negara adidaya itu menandai meningkatnya dinamika diplomasi global di tengah ketegangan di Timur Tengah. (Wahyu Dwi Anggoro)
Artikel Terkait
BI Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,9-5,7 Persen pada 2026, Ditopang Konsumsi Domestik
Prabowo Paparkan Peta Jalan Energi Nasional: Dari Sawit hingga PLTS 100 GW demi Akhiri Impor BBM
Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 ke DPR
Wakil Rektor UNS Apresiasi iNews Campus Connect sebagai Ruang Kolaborasi Pendidikan dan Industri Media