Prabowo Perintahkan Jajaran Hentikan Birokrasi Berbelit yang Hambat Dunia Usaha

- Rabu, 20 Mei 2026 | 13:15 WIB
Prabowo Perintahkan Jajaran Hentikan Birokrasi Berbelit yang Hambat Dunia Usaha

Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada jajaran kabinetnya untuk menghentikan praktik birokrasi berbelit yang dinilai menghambat dunia usaha. Dalam arahannya, Kepala Negara meminta agar para pengusaha tidak lagi diganggu dengan prosedur yang rumit dan berkepanjangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Di hadapan para anggota kabinet, Presiden menekankan perlunya perbaikan menyeluruh di setiap institusi pemerintah demi menciptakan iklim usaha yang kondusif.

“Jangan pengusaha diperas terus! Jangan pengusaha diganggu! Kalau Malaysia bisa bikin izin dalam dua minggu, kenapa kita izinnya dua tahun? Memalukan! Dan kita jangan banyak inisiatif,” tegas Prabowo dalam pidatonya.

Presiden menyoroti fenomena lahirnya berbagai peraturan baru yang justru mempersulit dunia usaha. Menurutnya, regulasi yang sudah ada kerap ditambah dengan aturan turunan yang tidak perlu. “Sudah perintah Presiden, perintah menteri, di bawah bikin lagi dia. Diolah lagi. Peraturan menteri, lah. Peraturan teknis, lah. Rekomendasi, lah. Akal-akalannya itu. Saya ingatkan ya, semua menteri tertibkan birokrasimu ke bawah!” pinta Prabowo.

Sementara itu, Presiden juga mengingatkan para menteri untuk mewaspadai oknum birokrat di setiap lembaga yang memiliki pengalaman panjang dan kerap memanfaatkan situasi. “Waspada kalau birokrat-birokrat itu, karena dia itu pengalamannya lama. Kau masuk keluar kan tiap lima tahun, ya kan? Itu kalau enggak direshuffle, ya kan? Bener enggak? Mereka tuh lama,” kata Prabowo.

Ia mencontohkan salah satu taktik yang kerap digunakan, yaitu meminta tanda tangan di waktu yang tidak tepat. “Nah, ciri khas birokrat yang dia akan minta tanda tangan pada waktu jam 17.30 sore. Kamu sudah capek. Kamu sudah capek, dia datang minta tanda tangan. Bener? Bener. Ini banyak,” tambahnya.

Di sisi lain, Prabowo menginginkan agar pemerintah mencontoh negara tetangga seperti Malaysia yang mampu memproses perizinan secara ringkas. Perbaikan institusi secara menyeluruh menjadi kunci utama yang ditekankan Presiden untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar