Bojan Hodak Belum Teken Kontrak Baru, Persib Hormati Fokus Pelatih Jelang Perebutan Gelar Juara

- Rabu, 20 Mei 2026 | 14:01 WIB
Bojan Hodak Belum Teken Kontrak Baru, Persib Hormati Fokus Pelatih Jelang Perebutan Gelar Juara

Masa depan pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, menjadi tanda tanya besar di tengah perburuan gelar juara Liga Super 2025/2026. Pelatih asal Kroasia itu hingga kini belum juga menandatangani kontrak baru, padahal masa baktinya dikabarkan akan berakhir pada 31 Mei 2026.

Situasi ini memicu spekulasi liar di kalangan pendukung, termasuk rumor bahwa Bojan telah menjalin komunikasi dengan klub lain. Namun, hingga saat ini, pelatih berusia 54 tahun itu disebut memilih untuk sepenuhnya fokus membawa Maung Bandung menyelesaikan musim sebelum membahas perpanjangan kerja sama.

Manajemen Persib sejatinya sudah membuka pembicaraan soal kontrak anyar sejak lama. Hal tersebut dibenarkan oleh Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan. Menurutnya, pihak klub sepenuhnya menghormati keputusan Bojan yang ingin berkonsentrasi penuh pada kompetisi.

“Obrolan sudah ada dari lama ya, cuman kami sangat menghormati Bojan. Beliau ingin fokus dulu sampai akhir musim,” kata Adhitia, Rabu (20/5/2026).

Adhitia menegaskan bahwa hubungan antara manajemen, pemain, dan Bojan Hodak berjalan sangat baik. Karena itu, Persib akan berupaya maksimal untuk mempertahankan pelatih yang telah sukses mempersembahkan dua gelar Liga 1 secara beruntun tersebut.

“Intinya manajemen happy dengan dia, pemain happy sama dia, semua juga happy dengan dia. Jadi kita akan berusaha yang terbaiklah untuk memastikan dia bisa stay bersama Persib,” lanjutnya.

Di balik belum adanya tanda tangan di atas kertas, Bojan Hodak ternyata sempat memberikan sejumlah masukan kepada manajemen. Namun, Adhitia menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah syarat mutlak agar pelatih asal Kroasia itu bersedia bertahan.

“Betul memang ada beberapa permintaan tapi itu bukan permintaan yang sifatnya menjadi pra-syarat atau mandatory bahwa kalau ini enggak dipenuhi, saya enggak mau,” jelas Adhitia.

Beberapa usulan yang diajukan Bojan meliputi peningkatan fasilitas latihan, penambahan sarana kebugaran, hingga pengembangan fasilitas medis klub. Permintaan ini dinilai sebagai bentuk keseriusan Bojan untuk membawa Persib semakin kompetitif, terutama di level Asia.

“Kami sudah punya latihan lapangan sendiri, gym akan kami lengkapi,” tambah Adhitia.

Sementara itu, kabar baik datang menjelang laga penentuan juara melawan Persijap Jepara. Bojan Hodak dipastikan kembali mendampingi tim saat Persib menjamu Persijap di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026). Sebelumnya, ia absen saat Persib menang dramatis atas PSM Makassar di pekan ke-33 akibat akumulasi kartu, dan sempat pulang ke Kroasia untuk menghadiri pemakaman ibunya.

Asisten pelatih Persib, Igor Tolic, memastikan sang pelatih kepala telah kembali dan siap memimpin tim di laga krusial tersebut. “Head coach (Bojan Hodak) juga akan datang, jadi semuanya seharusnya akan baik-baik saja,” ujar Igor Tolic.

Persib kini hanya membutuhkan hasil imbang melawan Persijap Jepara untuk memastikan gelar juara Liga Super 2025/2026. Jika berhasil, Maung Bandung akan mencatatkan sejarah dengan meraih tiga gelar liga secara beruntun. Namun, Persib dipastikan kehilangan gelandang andalan Marc Klok akibat akumulasi kartu.

“Saya rasa Marc (Klok) tidak bisa bermain. Sisanya terus membaik, saya rasa semua yang lainnya akan siap,” kata Igor Tolic.

Kehadiran kembali Bojan Hodak menjadi suntikan moral besar bagi skuad Persib dan para pendukung. Pelatih asal Kroasia itu merupakan arsitek utama di balik kesuksesan Maung Bandung dalam dua musim terakhir. Kini, ia hanya tinggal selangkah lagi mengantar Federico Barba dan kolega menorehkan hattrick juara yang bersejarah.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar