Seorang perempuan yang bertugas sebagai penjaga loket karcis di Terminal Bangkalan, Jawa Timur, menjadi korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh seorang pria yang dikenal sebagai preman terminal. Peristiwa itu bermula dari perselisihan antara anak korban dengan penjaga loket lain terkait urusan penumpang, yang kemudian memanas menjadi adu mulut dan saling tantang.
Korban, Diana Novita, menuturkan bahwa ia berusaha melerai dengan menahan anaknya agar keributan tidak meluas. Namun, saat tengah melerai, ia justru dipukul di bagian belakang kepala oleh seorang pria berinisial HS. “Saya takut terjadi perkelahian, saya pegang anak saya, saya lerai. Waktu saya megang anak saya dari belakang, langsung saya dipukul sama preman yang namanya Hamsi gitu,” ujar Diana.
Suasana di terminal sempat kembali ricuh setelah pemukulan itu terjadi, sebelum akhirnya berhasil diredam oleh petugas yang berada di lokasi. Dalam rekaman video amatir yang beredar, tampak keributan melibatkan sejumlah orang di area terminal. Usai kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Bangkalan dengan menyertakan hasil visum dari rumah sakit sebagai bukti pendukung laporan.
Diana juga mengungkapkan bahwa pelaku diduga telah lama meminta uang keamanan secara paksa kepada para pedagang dan pengelola loket di terminal. Ia mengaku menolak memberikan uang yang diminta, sehingga diduga menimbulkan dendam dari pelaku dan berujung pada aksi kekerasan. “Karena agen yang enggak mau bayar preman itu, makanya saya dimusuhi sama Hamsi itu,” katanya.
Artikel Terkait
Kolong Flyover Pasar Rebo Disulap Jadi Arena Tinju, Tawuran di Jakarta Timur Turun Drastis
Maresca Kandidat Terkuat Gantikan Guardiola di Manchester City
Kemenag Tetapkan 1 Dzulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei, Ini Niat dan Keutamaan Puasa Sepuluh Hari Pertama
Polda Metro Jaya Masih Buru Lima Anggota Jaringan Begal Bersajam di Jakarta