Mantan Wakil Wali Kota Makassar, Andi Herry Iskandar, mengaku takjub saat kembali menginjakkan kaki di kampung halamannya, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Minggu (18/5/2026). Kedatangannya kali ini untuk menghadiri agenda keluarga, namun begitu memasuki Kota Watampone, perhatiannya langsung tertuju pada perubahan wajah kota yang dinilainya semakin bersih, tertata, dan nyaman dipandang.
Tokoh senior Sulawesi Selatan yang juga keponakan langsung almarhum Jenderal M. Jusuf itu tidak menyembunyikan kekagumannya. “Luar biasa perkembangan Kota Watampone sekarang. Kotanya bersih dan jalan-jalannya bagus,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan Andi Herry saat berbincang langsung melalui sambungan telepon dengan Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman. Dalam percakapan tersebut, ia menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan yang tengah berlangsung. “Luar biasa ndik Pak Bupati apa yang kita kerjakan. Kota bersih dan jalan yang bagus. Saya dukungki ndik. Sehat dan sukseski membangun Bone,” katanya kepada orang nomor satu di Kabupaten Bone itu.
Andi Herry bukan sosok baru dalam birokrasi Sulawesi Selatan. Ia dikenal sebagai pamong senior yang pernah menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum di Kabupaten Sinjai dan Gowa, serta Kepala Dinas Perikanan Kota Makassar sebelum dipercaya menjadi Wakil Wali Kota Makassar mendampingi Ilham Arief Sirajuddin. Pengalaman panjangnya di dunia pemerintahan membuat pengamatannya terhadap perubahan di Bone memiliki bobot tersendiri.
Menurut Andi Herry, perubahan yang kini terlihat di Bone merupakan sesuatu yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat maupun para perantau yang pulang kampung. Ia menegaskan bahwa pernyataannya bukan sekadar pujian tanpa dasar. “Saya bukan memuji-muji, tapi ini fakta yang ada. Saya tidak bilang kinerja bupati sebelumnya tidak bagus, tapi sekarang ini luar biasa. Mudah-mudahan terus dilanjutkan,” tuturnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif atas pembangunan dan penataan Kota Watampone yang belakangan memang menjadi perhatian publik, terutama pada aspek kebersihan kota dan pembenahan infrastruktur jalan di sejumlah titik.
Artikel Terkait
Kiai Pengasuh Ponpes di Ponorogo Diciduk Polisi Usai Cabuli Belasan Santri Laki-Laki
Denda Suporter PSM Makassar Capai Rp370 Juta, Kericuhan Lawan Persib Picu Kekhawatiran Stabilitas Klub
Rupiah Tembus Rp17.656 per Dolar AS, Pasar Mulai Proyeksi BI Naikkan Suku Bunga
Neymar Resmi Masuk Skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026, Ancelotti Umumkan 26 Pemain