Sebanyak sepuluh peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026 Kelompok Belajar (Poklat) IX menggelar Kuliah Kerja Profesi (KKP) di Polresta Mataram, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan kepemimpinan strategis di tingkat menengah, khususnya dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang kian kompleks.
Para peserta didik itu tidak menjalani kegiatan sendirian. Mereka didampingi oleh dua supervisor, yakni Brigadir Jenderal Dicky Patrianegara dan Brigadir Jenderal Jimmy Agustinus Anes, serta dua pendamping, yaitu Komisaris Besar Arief Kurniawan dan Komisaris Besar Moch Sholeh. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan setiap proses pembelajaran di lapangan berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Kepala Sespim Lemdiklat Polri yang diwakili oleh Brigadir Jenderal Dicky Patrianegara menegaskan bahwa KKP ini merupakan bagian integral dari upaya memenuhi standar kelulusan. “Kegiatan KKP ini diharapkan mampu memenuhi standar kelulusan yang diharapkan, yaitu kemampuan menguasai dan mengimplementasikan konsep, teori, metode serta instrumen kepemimpinan dan manajemen strategis untuk menjalankan fungsi pembinaan, operasional dan sinergi polisional yang terukur,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Senin (18/5/2026).
Di sisi lain, Kapolresta Mataram Komisaris Besar Hendro Purwoko menyambut baik pemilihan wilayahnya sebagai lokasi KKP. Ia menyampaikan apresiasi dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi satuan kewilayahan. “Terima kasih atas dipilihnya Polresta Mataram sebagai salah satu lokasi KKP Serdik Sespimmen Polri dan berpesan agar KKP ini dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar sehingga mampu memberikan solusi dan rekomendasi bagi satuan kewilayahan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Poklat IX Serdik Binsar Hatorangan Sianturi menekankan bahwa KKP merupakan wahana penting bagi peserta didik untuk mengaitkan teori dengan realitas di lapangan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bekal berharga bagi para perwira untuk menghadapi berbagai tantangan nyata dalam tugas kepolisian. “KKP ini sangat berguna karena sebagai sarana bagi peserta didik untuk melaksanakan studi terhadap berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan dengan mengaitkan materi pembelajaran yang telah diterima,” ujarnya.
Artikel Terkait
Pemegang Saham Semen Baturaja Setujui Dividen Rp34,38 Miliar, Sisa Laba Ditahan untuk Ekspansi
17 Calon Haji Embarkasi Bekasi Batal Berangkat ke Tanah Suci karena Masalah Kesehatan
Gencatan Senjata AS-Iran di Ambang Keruntuhan, Diplomasi Gagal Capai Titik Temu
Gubernur BI Yakin Rupiah Stabil Meski Tertekan, Target Penguatan pada Juli-Agustus 2026