Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mempercepat realisasi pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) di seluruh wilayah administratifnya. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengungkapkan bahwa proses pembangunan KDMP di hampir seluruh desa dan kelurahan saat ini sudah berjalan. Sebagian dari proyek tersebut bahkan telah mencapai tahap penyelesaian akhir.
"Kami berkomitmen kuat merealisasikan pembangunan KDMP di seluruh desa dan kelurahan untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat hingga ke akar rumput," kata Algafry di Koba, Minggu.
Ia menjelaskan, sejumlah KDMP telah menyelesaikan pembangunan fisik dan kini hanya tinggal menunggu waktu untuk dioperasikan. "Saat ini boleh dikatakan sudah hampir seluruh desa dan kelurahan dalam progres pembangunan koperasi tersebut, ada yang sudah selesai dibangun dan ada yang sedang berjalan," ujarnya.
Menurut data yang dihimpun, terdapat tujuh KDMP yang telah merampungkan pembangunan fisik dan segera memasuki tahap operasional. Namun, di sisi lain, pemerintah daerah masih menghadapi kendala di tiga lokasi lainnya akibat persoalan pembebasan lahan.
"Memang ada tiga yang sampai hari ini kami masih menyelesaikan persoalan pembebasan lahan," katanya.
Untuk mengatasi hambatan tersebut, pemerintah daerah terus menjalin koordinasi dengan aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta pemerintah desa. Langkah ini ditempuh guna mempercepat penyelesaian sengketa tanah agar pembangunan KDMP dapat segera dituntaskan.
Program KDMP dirancang untuk menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa melalui penguatan sektor usaha dan pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi. Algafry menambahkan, keberadaan koperasi ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Pemerintah daerah, menurut dia, akan terus melakukan pendampingan terhadap pengelolaan koperasi. Hal ini penting agar seluruh KDMP yang telah dibangun dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
"Kita juga mendorong sinergi antara pengurus koperasi, pemerintah desa dan berbagai pihak terkait agar program KDMP dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat di daerah setempat," ujarnya.
Artikel Terkait
Arus Lalu Lintas Jalur Puncak Lancar di Hari Terakhir Long Weekend, Ganjil Genap dan One Way Tak Diberlakukan
Pemprov Jakarta Hentikan Sementara CFD di HR Rasuna Said, Akan Kembali Digelar Juni 2026
AHY Dorong Riset Mineral Terintegrasi Infrastruktur Hijau demi Cegah Bencana Lingkungan
Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali Berturut-turut Minggu Pagi, Kolom Abu Capai 700 Meter