Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Cairan Asam oleh Dua Orang Tak Dikenal

- Jumat, 15 Mei 2026 | 12:30 WIB
Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Cairan Asam oleh Dua Orang Tak Dikenal

Seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan menjadi korban penyiraman cairan yang diduga keras oleh dua orang tak dikenal, Rabu (13/5/2026) dini hari. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka melepuh di beberapa bagian tubuh dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Korban diketahui bernama Eko Susanto, warga Dusun Plugon, Desa Pagerejo, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB di jalan tengah sawah yang masuk wilayah Dusun Mojo, Desa Wiyoro, Kecamatan Ngadirojo. Saat itu, korban tengah mengendarai sepeda motor menuju Pasar Wiyoro untuk mengambil tempe dagangannya.

Di tengah perjalanan, korban dihadang oleh dua orang yang berboncengan sepeda motor. Kedua pelaku disebut mengenakan penutup wajah dan jas hujan. Mereka menghentikan laju kendaraan korban dengan modus berpura-pura menitipkan barang.

“Pelaku menghentikan korban dengan mengatakan 'Pak berhenti sebentar, ini ada titipan'. Setelah korban turun dari sepeda motor, kedua pelaku tiba-tiba menyiramkan cairan ke arah tubuh korban. Cairan tersebut mengenai mata kiri, telinga kiri, dan bagian dada korban,” jelas Kasatreskrim Polres Pacitan, AKP Choirul Maskanan.

Korban sempat melakukan perlawanan meski dalam kondisi tersiram cairan. Namun, kedua pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor. Di lokasi kejadian, polisi menemukan sebuah botol berisi sisa cairan yang diduga digunakan untuk menyerang korban.

Tidak lama setelah kejadian, korban mendatangi Polsek Ngadirojo dalam kondisi kesakitan. Melihat kondisi tersebut, polisi segera membawa korban ke Puskesmas Ngadirojo untuk mendapatkan penanganan medis awal. Selanjutnya, korban dirujuk ke RSUD dr. Darsono Pacitan untuk perawatan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan sementara dari dokter, korban mengalami luka melepuh sekitar lima persen akibat cairan yang mengandung asam. Luka tersebut meliputi mata kiri yang bengkak, telinga kiri yang melepuh, dan bagian dada yang juga melepuh.

“Sampai saat ini korban belum bisa dimintai keterangan karena penglihatannya masih buram,” terang Choirul Maskanan.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kedua pelaku. Motif di balik aksi penyiraman tersebut pun masih menjadi misteri yang terus didalami oleh Satreskrim Polres Pacitan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar