Longsor di Area Tambang Medan Tewaskan Satu Pekerja, Satu Masih Hilang

- Rabu, 13 Mei 2026 | 00:30 WIB
Longsor di Area Tambang Medan Tewaskan Satu Pekerja, Satu Masih Hilang

Longsor yang menerjang area pertambangan di Kota Medan pada Senin malam lalu mengakibatkan seorang pekerja tewas tertimbun material, sementara satu orang lainnya masih dinyatakan hilang dan belum berhasil ditemukan hingga Selasa siang. Peristiwa nahas itu terjadi di kawasan PT Gunung Gahapi Sakti, tepatnya di KM 9,2 Lingkungan II, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, sekitar pukul 23.30 WIB. Dua pekerja yang menjadi korban diketahui bernama Roni Fauzi (38) dan Rinaldi (38), yang saat kejadian diduga tengah mengumpulkan timah bekas di lokasi tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengungkapkan bahwa tim SAR langsung dikerahkan begitu menerima laporan dari pihak keluarga korban. “Begitu menerima laporan, Tim Rescue Kantor SAR Medan langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban tertimbun longsor,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Proses pencarian, menurut Hery, tidak berjalan mulus. Kondisi tanah yang masih labil serta genangan air dari aliran Sungai Deli di sekitar lokasi kejadian menjadi kendala utama yang memperlambat upaya evakuasi. “Tim SAR gabungan harus bekerja ekstra hati-hati karena terdapat genangan air di sekitar longsoran. Kondisi ini cukup menyulitkan proses pencarian,” jelasnya.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, petugas mengerahkan dua unit alat berat ekskavator guna membuka tumpukan material tanah dan batu. Pencarian manual oleh tim di lapangan juga tetap dilakukan secara bersamaan demi menjaga keselamatan personel. “Penggunaan alat berat dikombinasikan dengan pencarian manual agar proses evakuasi bisa berjalan maksimal namun tetap aman bagi personel,” kata Hery.

Setelah berjam-jam melakukan penyisiran, korban Roni Fauzi akhirnya ditemukan pada pukul 13.46 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Jenazahnya segera dibawa ke RS Mitra Medika Yos Sudarso Medan untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, nasib Rinaldi masih belum diketahui. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melanjutkan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

“Seluruh unsur SAR gabungan saat ini masih fokus melakukan pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ucap Hery menambahkan.

Operasi pencarian dan evakuasi ini melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Medan, personel Polsek Medan Labuhan, BPBD Kota Medan, Damkar Kota Medan, serta sejumlah masyarakat dan pihak keluarga korban yang turut serta membantu di lapangan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar