Evakuasi Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius Dimulai di Tenerife Usai Wabah Hantavirus Tewaskan Tiga Orang

- Senin, 11 Mei 2026 | 00:45 WIB
Evakuasi Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius Dimulai di Tenerife Usai Wabah Hantavirus Tewaskan Tiga Orang

Operasi evakuasi besar-besaran terhadap penumpang kapal pesiar MV Hondius resmi dimulai di Bandara Tenerife, Kepulauan Kanari, Spanyol, setelah kapal tersebut sempat tertahan di Samudra Atlantik akibat wabah hantavirus yang menewaskan tiga orang. Para penumpang dari berbagai negara kini mulai diterbangkan pulang dengan pengawalan medis yang sangat ketat untuk mencegah penyebaran virus ke wilayah daratan.

Kapal pesiar itu akhirnya diizinkan bersandar di Tenerife pada 10 Mei 2026, setelah sebelumnya ditolak di beberapa pelabuhan. Proses evakuasi ini melibatkan koordinasi internasional lintas negara guna memastikan rantai penularan virus tidak menyebar lebih luas.

Penumpang asal Prancis dan Kanada menjadi salah satu rombongan awal yang terlihat bersiap di landasan pacu. Pemerintah Prancis menerapkan prosedur kesehatan yang sangat ketat bagi warganya. Sebanyak lima penumpang pertama yang dipulangkan pada hari Minggu akan langsung dirawat di rumah sakit selama 72 jam untuk pemantauan intensif.

Setelah masa observasi rumah sakit selesai, mereka diwajibkan menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing selama 45 hari. Langkah ini diambil mengingat masa inkubasi hantavirus yang cukup panjang dan risiko penularan yang masih dikaji oleh para ahli kesehatan global.

Sementara itu, sejumlah negara maju telah mengerahkan armada khusus untuk menjemput warga negara mereka yang terjebak dalam krisis kesehatan di kapal pesiar tersebut. Amerika Serikat menjadwalkan penerbangan bagi warganya untuk kemudian menjalani karantina di pusat medis khusus di Nebraska. Pemerintah Belanda menyiapkan penerbangan charter guna mengevakuasi 29 orang yang terdiri dari warga negaranya dan sejumlah warga asing.

Di sisi lain, Inggris akan langsung merawat penumpang serta awak kapal di rumah sakit untuk observasi setibanya mereka di tanah air. Australia mengirimkan pesawat yang diperkirakan tiba pada Senin mendatang untuk mengevakuasi warga negara Australia dan Selandia Baru. Adapun Norwegia berperan dalam mengoperasikan pesawat ambulans milik Uni Eropa yang didukung personel terlatih guna mengangkut pasien dengan risiko infeksi tinggi.

Krisis kesehatan di atas kapal MV Hondius bermula saat kapal melakukan perjalanan ekspedisi dari Ushuaia, Argentina, menuju Tanjung Verde pada awal Mei 2026. Wabah mulai terdeteksi di tengah pelayaran Samudra Atlantik, menyebabkan situasi mencekam di atas kapal setelah tiga orang dilaporkan meninggal dunia.

Hantavirus biasanya ditularkan melalui tikus, tetapi temuan di MV Hondius memicu kekhawatiran adanya penularan antarmanusia dalam lingkungan kontak dekat. Hingga saat ini, otoritas kesehatan Spanyol dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terus memantau situasi di Tenerife untuk memastikan proses pemulangan seluruh penumpang berjalan aman tanpa kebocoran protokol kesehatan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar