Prabowo Gunakan Maung MV3 Garuda Limousine di KTT ASEAN Filipina, Mobil Buatan Dalam Negeri Diterbangkan dengan Pesawat A400M TNI AU

- Minggu, 10 Mei 2026 | 18:55 WIB
Prabowo Gunakan Maung MV3 Garuda Limousine di KTT ASEAN Filipina, Mobil Buatan Dalam Negeri Diterbangkan dengan Pesawat A400M TNI AU

Untuk pertama kalinya, Presiden Prabowo Subianto menggunakan mobil kepresidenan Maung MV3 Garuda Limousine dalam kunjungan kerja ke luar negeri. Kendaraan buatan dalam negeri itu mendampingi kepala negara saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Maung diterbangkan langsung dari Indonesia ke lokasi acara menggunakan pesawat angkut militer Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara.

Berdasarkan keterangan dari Biro Pers Istana yang diterima pada Minggu (10/5/2026), mobil produksi PT Pindad itu telah tiba lebih dahulu di Cebu pada Senin (4/5). Dari dalam lambung pesawat terbesar yang dimiliki TNI AU tersebut, Maung MV3 Garuda Limousine dibawa untuk mendukung mobilitas Presiden selama rangkaian agenda kenegaraan berlangsung.

Pesawat Airbus A400M sendiri merupakan pesawat angkut militer yang baru tiba di Indonesia pada 3 November 2025. Saat itu, Prabowo hadir langsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk menyerahkan secara simbolis pesawat tersebut kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Dirancang sebagai pesawat Multi Role Tanker Transport (MRTT), A400M mampu menjalankan berbagai misi, baik operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang.

Pesawat jumbo ini ditenagai oleh empat mesin turboprop Europrop International TP400-D6. Masing-masing mesin mampu menghasilkan 11.000 horse power, menjadikannya pesawat militer dengan mesin terkuat di dunia. Saat lepas landas, bobot maksimum pesawat mencapai 141 ton dengan kecepatan maksimum 433 knot atau setara 0,72 Mach. Tanpa pengisian bahan bakar, A400M mampu terbang selama delapan jam hingga ketinggian 40.000 kaki.

Sementara itu, kehadiran Maung MV3 Garuda Limousine di Cebu turut menyedot perhatian di tengah deretan kendaraan delegasi negara-negara ASEAN. Presiden Prabowo disebut sengaja memilih kendaraan taktis ringan produksi nasional itu sebagai representasi kemampuan industri strategis Indonesia di panggung internasional.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar