Vivi pun merasa emosi dengan kelakuan oknum pendukung tersebut. Sebab, dia tidak melakukan kesalahan apapun, namun menjadi sasaran pengerusakan. Emosinya semakin meninggi karena ulah anarkis ini membuat anaknya trauma.
"Saya minta tolong diviralin, kalian boleh menang, saya juga ikut senang, saya orang Bandung, apalagi suami saya lahir di Bandung. Mentang-mentang pelat mobil kami B, lagian lawannya Madura kenapa kami kena sasaran? Lihat beling semua di mobil, siapa yang mau tanggung jawab," kata Vivi dengan nada tinggi.
JawaPos.com telah mencoba menghubungi Polda Jawa Barat menanyakan kabar viral ini. Namun, sampai berita diterbitkan, belum ada respons diberikan
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
China Larang Ekspor ke 20 Perusahaan Jepang, Sebut Ancaman Keamanan Nasional
Anthropic Tuduh Tiga Perusahaan AI China Curi Data untuk Latih Model
Indonesia dan Arm Jalin Kerja Sama Strategis untuk Kuasai Teknologi Desain Chip
Menhub Proyeksikan Puncak Mudik Lebaran 2026 pada 18 Maret