Vivi pun merasa emosi dengan kelakuan oknum pendukung tersebut. Sebab, dia tidak melakukan kesalahan apapun, namun menjadi sasaran pengerusakan. Emosinya semakin meninggi karena ulah anarkis ini membuat anaknya trauma.
"Saya minta tolong diviralin, kalian boleh menang, saya juga ikut senang, saya orang Bandung, apalagi suami saya lahir di Bandung. Mentang-mentang pelat mobil kami B, lagian lawannya Madura kenapa kami kena sasaran? Lihat beling semua di mobil, siapa yang mau tanggung jawab," kata Vivi dengan nada tinggi.
JawaPos.com telah mencoba menghubungi Polda Jawa Barat menanyakan kabar viral ini. Namun, sampai berita diterbitkan, belum ada respons diberikan
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Komedi Mens Rea Pandji Pragiwaksono Berujung Laporan Pencemaran Nama Baik dan Penistaan Agama
Bauran Energi Hijau Indonesia Sentuh 15,75 Persen di 2025
Defisit APBN 2025 Sengaja Dibesarkan, Purbaya: Biar Ekonomi Tak Morat-Marit
Mendagri Izinkan Warga Gunakan Kayu Banjir untuk Bangun Rumah, Asal Tak Dijual