MAKKAH – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mulai menerapkan standar pelayanan khusus buat jemaah haji tahun 2026. Fokus utamanya? Akomodasi yang ramah lansia dan disabilitas. Bukan cuma omongan doang, mereka bener-bener ngatur penempatan kamar di lantai yang gampang dijangkau. Fasilitas pendukung mobilitas juga disiapin di tiap hotel.
Kepala Daker Makkah, Ihsan Faisal, ngasih penjelasan soal ini. Katanya, meskipun penempatan jemaah berdasarkan kloter, petugas tetap punya seleksi internal khusus buat yang dianggap rentan. Tapi, ada catatan penting.
"Penempatan plotter itu include ya, plotter penuh. Tidak dipisahin lansia dan sebagainya," ujar Ihsan, Minggu (26/4/2026).
Nah, di sisi lain, Ihsan juga ngejelasin bahwa secara teknis, jemaah lansia tetep dapet prioritas. Soal pemilihan lantai kamar di hotel, mereka yang diutamakan.
"Di hotel tentu disesuaikan kebutuhan lansianya. Misalnya ditempatkan di lantai yang memungkinkan," tutur dia.
Menurut sejumlah sumber di lapangan, pemerintah udah mastiin semua hotel di lima wilayah Makkah memenuhi standar ramah lansia. Akses buat pengguna kursi roda juga jadi perhatian serius. Nggak main-main.
Pengawasan ketat terus dilakukan di setiap sektor. Tujuannya jelas: jemaah kategori rentan harus dapet hak pelayanan medis dan pendampingan yang setara. Nggak ada yang ditinggalin. Semuanya dijamin, dari awal sampai akhir.
Artikel Terkait
Kemenperin Dorong IKM Kopi Naik Kelas Lewat Sertifikasi Kompetensi Penyangraian
Empat Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata
Kemenag Petakan 177 Hotel di Lima Wilayah Makkah untuk Haji 2026
AS Cegat Kapal ‘Armada Bayangan’ Iran di Laut Arab, Diplomasi dengan Pakistan Batal Total