Pagi ini, IHSG dibuka dengan catatan merah. Indeks Harga Saham Gabungan anjlok 0,41 persen, terpantau di level 7.528,34 saat sesi pertama perdagangan Rabu (22/4/2026) dimulai.
Pelemahan itu berlanjut, meski tak sedalam pembukaan. Beberapa menit kemudian, IHSG tercatat melemah 0,12 persen ke posisi 7.550. Pergerakannya cukup beragam: 305 saham menguat, 202 lainnya melemah, sementara 452 saham tampak diam di tempat. Transaksi awal terpantau cukup cair, mencatat volume 2,4 miliar saham dengan nilai sekitar Rp984 miliar.
Di sisi lain, pergerakan indeks saham lainnya tak seragam. Indeks LQ45 dan JII ikut terseret ke zona merah, masing-masing turun 0,53 persen dan 0,46 persen. Namun begitu, ada juga yang bertahan hijau. Indeks MNC36 dan IDX30 justru menguat, dengan kenaikan masing-masing 0,41 persen dan 0,33 persen.
Kalau dilihat per sektor, gambaran merah juga mendominasi. Sektor-sektor seperti energi, keuangan, infrastruktur, dan properti terlihat lesu. Tapi jangan salah, ada juga yang mampu bertahan. Sektor konsumer baik siklikal maupun non-siklikal bersama sektor kesehatan justru kompak menguat, memberi sedikit warna cerah di tengah tekanan.
Nah, untuk saham-saham individual, pergerakannya cukup ekstrem. Puncak gainers diduduki oleh LCKM yang melonjak fantastis 33,33 persen. Di belakangnya, ada XCLQ dan WBSA yang juga naik signifikan, masing-masing 25,30 persen dan 24,56 persen.
Sayangnya, tidak semua beruntung.
Di daftar losers, DEFI tercatat sebagai yang terpuruk dengan penurunan 14,60 persen. XDIF dan BNBA menyusul di belakangnya, terkoreksi dalam 13,96 persen dan 9,59 persen.
Pasar pagi ini memang terlihat berat, dengan tekanan yang jelas terasa. Namun, dinamika antar sektor dan saham tetap menunjukkan bahwa selalu ada peluang dan risiko di setiap pergerakannya.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya sebagai Bantalan Sosial Tekanan Ekonomi
Pramono Anung Tinjau CFD Rasuna Said, 95 Persen Warga Ingin Digelar Permanen
Pemerintah Minta Publik Bersabar Tunggu Pengumuman Skema Baru Bagi Hasil Tambang
Iran Peringatkan Negara Arab agar Tak Izinkan AS Gunakan Wilayah Mereka untuk Serang Iran