Timnas Putri U-17 Akan Berlatih di Pusat Elite Clairefontaine Prancis

- Jumat, 17 April 2026 | 00:40 WIB
Timnas Putri U-17 Akan Berlatih di Pusat Elite Clairefontaine Prancis

Kolaborasi baru saja terjalin antara PSSI dan Federasi Sepakbola Prancis (FFF). Hasilnya? Timnas Putri Indonesia U-17 dapat kesempatan langka untuk berlatih di Prancis. Mereka akan terbang ke sana awal Mei 2026 nanti.

Skuad yang dijuluki Garuda Pertiwi ini akan membawa 20 pemain. Rencananya, mereka akan menghabiskan waktu sekitar seminggu di Prancis, tepatnya dari tanggal 3 sampai 9 Mei.

Vivin Cahyani Sungkono, anggota Exco PSSI, jelas menyambut gembira kerja sama ini. Menurutnya, ini langkah penting untuk kemajuan sepakbola putri Indonesia. Nantinya, tim akan menjalani pelatihan imersif di INF Clairefontaine sebuah pusat pelatihan elite milik FFF yang cukup legendaris.

"Kami mengirim 28 delegasi ke Clairefontaine, itu ada 20 pemain dan 8 ofisial. Jadi satu minggu kurang lebih mereka di sana,"

kata Vivin dalam konferensi pers di Kantor Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Namun begitu, kesempatan ini tentu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Vivin berpesan agar para pemain benar-benar serius selama di sana. Harapannya, mereka pulang nanti bukan cuma membawa kenangan, tapi juga pengalaman berharga yang bisa mengasah kemampuan.

"Mereka akan berlatih enam kali dan uji coba satu kali. Uji cobanya dengan tim akademi yang di sana. Pihak Prancis nanti yang akan menunjuk siapa yang akan menjadi lawan tanding di friendly match itu,"

tegasnya.

Soal susunan pemain, Vivin memastikan skuad yang akan berangkat sudah final. Pemilihan nama-namanya dilakukan oleh pelatih Timo Scheunemann, yang sudah mengamati langsung sejumlah turnamen dalam negeri.

"Sudah ada pemainnya ya, nama-namanya sudah final squad,"

ucap Vivin menegaskan.

Jadi, semua sudah siap. Tinggal menunggu waktu keberangkatan. Ini adalah momen yang cukup ditunggu untuk melihat sejauh mana anak-anak muda kita bisa menyerap ilmu dari salah satu kiblat sepakbola dunia.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar