BANDUNG – Suasana di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Minggu malam itu tegang. Persib Bandung baru saja meraih kemenangan dramatis atas Bali United dengan skor 3-2. Yang bikin pertandingan ini makin seru, Maung Bandung harus bertahan dengan sepuluh pemain setelah Patricio Matricardi diusir wasit di menit ke-68. Tapi, tiga poin penting itu akhirnya bisa dibawa pulang.
Bojan Hodak, sang pelatih, jelas lega. Di tengah persaingan ketat Super League 2025-2026, hasil ini seperti oase. Ia pun tak segan mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang berjuang habis-habisan.
Sebenarnya, Hodak sudah menduga laga ini bakal alot. Dan prediksinya terbukti. Menurutnya, sebelum insiden kartu merah, timnya cukup mendominasi. Mereka mengendalikan permainan dengan baik.
"Saya rasa, pada dasarnya sebelum ada pemain dikartu merah, kami bisa menguasai jalannya pertandingan,"
ujar Hodak, seperti dilansir dari laman resmi klub.
Namun begitu, situasi berubah total setelah mereka kalah jumlah pemain. Kelelahan fisik mulai terasa. Bali United, yang bermain dengan keuntungan satu orang, akhirnya membalas. Teppei Yachida sukses mencuri gol di menit ke-81, disusul Jordy Bruijn yang membobol gawang Persib di masa injury time.
Artikel Terkait
Bank Woori Saudara Optimalkan Strategi Pendanaan dan Kredit untuk Jaga Margin
Inggris Tolak Dukung Rencana Blokade AS di Selat Hormuz
Organisasi Kristen Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya Soal Ceramah yang Dinilai Resahkan
Walhi: Kenaikan Harga Plastik Tak Otomatis Kurangi Sampah, Perlu Perubahan Sistem