Bagi industri semikonduktor Korea Selatan, awal tahun 2026 tampaknya membawa angin segar. Prediksi terbaru menunjukkan, raksasa chip SK Hynix bakal membukukan laba operasi yang fantastis di kuartal pertama: sekitar 31,6 triliun won. Kalau dirupiahkan, angkanya mencapai Rp360 triliun. Cukup gila, bukan?
Angka itu bukan datang dari sembarang tempat. Survei FnGuide menyebut, pendapatan perusahaan di triwulan tersebut diproyeksikan mencapai 46,6 triliun won. Laporan ini muncul di tengah euforia kecerdasan buatan atau AI yang sedang melanda dunia teknologi. Boom AI ini rupanya jadi berkah tersendiri bagi para pemain chip di Negeri Ginseng.
Namun begitu, SK Hynix bukan satu-satunya yang bersinar. Kompetitor besarnya, Samsung Electronics, juga diprediksi menikmati keuntungan besar. Raksasa yang merambah dari smartphone hingga peralatan rumah tangga itu diperkirakan meraup laba operasi 38,1 triliun won, dengan pendapatan sementara sekitar 117 triliun won.
Samsung rencananya akan mengumumkan laporan pendapatan awal pada Selasa besok. Yang menarik, laporan gabungan mereka nanti akan mencakup semua bisnis, tapi segmen semikonduktor diduga menjadi motor utama pertumbuhan kali ini.
Artikel Terkait
Menteri Perindustrian: Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Industri Halal Dunia
Menteri Keuangan Usung Rencana Ambil Alih PNM untuk Hemat Subsidi KUR Rp40 Triliun per Tahun
Pengemudi Taksi Online Positif Sabu Jadi Tersangka Pelecehan Seksual Penumpang
Menkeu: Makan Bergizi Gratis Rp335 T Berpotensi Setor Pajak Hingga Rp16,75 T