Menurut Franoto, capaian ini bukanlah kebetulan. Ini buah dari komitmen dan persiapan matang KAI dalam menghadapi lonjakan penumpang, terutama saat arus balik yang selalu lebih tricky.
"Kami mencatat adanya peningkatan kinerja sebesar 4 dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kereta api semakin tinggi, terutama pada masa Angkutan Lebaran," ujarnya.
Ia menegaskan, fokus utama mereka adalah pelayanan kepada penumpang yang tiba. Stasiun-stasiun tujuan menjadi perhatian khusus.
"Kami fokus memastikan seluruh penumpang yang datang di wilayah Daop 1 Jakarta dapat turun dengan aman, nyaman, serta mendapatkan kemudahan akses lanjutan. Petugas kami juga disiagakan untuk membantu pelayanan di stasiun-stasiun kedatangan," tambah Franoto.
Meski masa angkutan Lebaran masih berlangsung hingga 1 April, pihaknya berjanji untuk menjaga kualitas layanan sampai detik terakhir. Operasional harus tetap lancar, aman, dan nyaman bagi semua penumpang yang kembali ke Jakarta.
Artikel Terkait
Prabowo Undang Pengusaha Jepang Tingkatkan Investasi di Indonesia
Prabowo Buka Pintu Investasi Lebar-Lebar untuk Jepang di Tokyo
Presiden Prabowo Tandatangani Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Jepang Senilai USD22 Miliar di Tokyo
Pertamina Bantah Isu Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Awal April 2026