Laporan berdatangan dari warga dan media setempat. Setidaknya tiga wilayah di utara Beirut merasakan guncangan itu. Ini memang mengejutkan, sebab kawasan tersebut selama ini terhindar dari konflik langsung.
Serangan Israel selama ini lebih banyak memusat di selatan dan timur Lebanon, plus beberapa titik dalam dan sekitar ibu kota. Jadi, ledakan di utara Beirut ini terasa lain.
Di sisi lain, Kantor Berita Nasional Lebanon, yang dikelola pemerintah, punya kesimpulan serupa. Mereka menyebut kejadian ini terkait dengan "rudal pencegat" yang salah satunya jatuh di kota pegunungan Faitroun.
Kabar buruknya, insiden ini tidak tanpa korban. "Sejumlah warga mengalami luka ringan akibat pecahan peluru," tulis kantor berita tersebut. Situasinya masih berkembang, dan suasana was-was jelas terasa di udara.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Rebut Podium Moto3 Brasil di Lap Terakhir
Dubes Israel Tegaskan Serangan ke Iran Akan Berlanjut, Tolak Dialog AS-Iran
Pengamat Usulkan Ganjil Genap di Jalur Non-Tol untuk Antisipasi Macet Arus Balik 2026
Trump Klaim Negosiasi Rahasia dengan Iran untuk Kendalikan Selat Hormuz