Petugas di lapangan langsung bergerak cepat. Mereka membersihkan sampah yang menyumbat sambil mengatur arus lalu lintas. Dua lajur lajur 1 dan 2 terpaksa ditutup sementara untuk keamanan. Upaya itu membuahkan hasil. Sekitar pukul tujuh lebih sembilan menit malam, genangan air sudah bisa diatasi dan semua lajur dibuka kembali untuk kendaraan.
Jasa Marga tentu tak ingin kejadian serupa terulang. Mereka berencana membangun tanggul sepanjang 300 meter di lokasi kejadian sebagai solusi jangka panjang.
Di sisi lain, masalah lain muncul tak jauh dari sana. Luapan Kali sempat membuat rest area KM 10 arah Bogor kebanjiran juga. Pompa air bersih yang rusak memaksa penutupan sementara area itu mulai pukul 19.45 WIB.
Rest area akhirnya dibuka kembali sekitar satu jam kemudian. Meski begitu, ada yang masih ditahan.
"Pukul 20.40 WIB, TIP KM 10 kembali dibuka namun penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui SPBU masih dihentikan sementara waktu untuk memastikan kualitas BBM dan keberfungsian peralatan,"
jelas Widiyatmiko menutup penjelasannya.
Jadi, libur panjang lebaran kali ini diwarnai kerja keras petugas tol mengatasi banjir yang dipicu kombinasi sampah warga dan hujan deras.
Artikel Terkait
Lebaran 2026: Ragunan Dibanjiri 72 Ribu Pengunjung di Hari Pertama Libur
Ragunan Dibanjiri 72 Ribu Pengunjung di Hari Pertama Libur Lebaran
Menhub Fokuskan Strategi Antisipasi Lonjakan Arus Balik 2026 di Bakauheni
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 51.015 Penumpang Tiba di Jakarta dalam Sehari