Siang ini, kawasan Kepulauan Seribu kembali digenangi banjir rob. Laporan yang diterima BPBD DKI Jakarta menyebutkan setidaknya empat Rukun Tetangga (RT) terdampak genangan air laut itu.
Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, mengonfirmasi hal tersebut.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 4 RT," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (23/11/2025).
Data ini dihimpun hingga pukul 12.00 WIB. Situasinya terus dipantau. Sebelumnya, sekitar pukul 10.00 WIB pagi, pintu air Pasar Ikan bahkan sudah mencatat status siaga 1. Waspada, begitu kira-kira pesannya.
Lantas, apa penyebabnya? Menurut Yohan, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok telah memberi peringatan. Fenomena pasang maksimum air laut sedang terjadi, berbarengan dengan fase Bulan Baru. Kombinasi alamiah inilah yang mendongkrak ketinggian air laut, lalu membanjiri kawasan pesisir utara Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.
Artikel Terkait
Wamen Dalam Negeri Sambangi Sekolah Rakyat, Serukan Semangat Belajar untuk Masa Depan Bangsa
Polisi dan Warga Megamendung Gelar Doa Bersama untuk Jaga Keamanan
Sekolah Rakyat Prabowo Tembus 104 Titik, Targetkan 200 Gedung pada 2027
Angkot Ugal-ugalan Tabrak Ojol di Bogor, Sopir Kabur Usai Serempet Korban