Nah, selain soal WFA, ada juga imbauan lain. Masyarakat disarankan memanfaatkan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 dan 27 Maret 2026. Harapannya, arus kendaraan bisa lebih tersebar dan nggak membludak di satu waktu yang sama.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan work from anywhere atau WFA secara bijak,” lanjut Tjahyono.
“Dengan begitu, perjalanan arus balik bisa dilakukan bertahap. Alhasil, kepadatan yang berlebihan pun bisa dihindari.”
Di sisi lain, Polri juga menyoroti tempat-tempat wisata. Terutama objek wisata air. Baik pengelola maupun pengunjung diingatkan untuk benar-benar memperhatikan kapasitas angkut dan keselamatan. Jangan sampai euforia liburan malah berujung pada kecelakaan karena kelebihan muatan.
Intinya, semua langkah ini cuma punya satu tujuan: memastikan perjalanan pulang usai Lebaran berjalan dengan baik. Tanpa macet parah, dan tentu saja, tanpa insiden yang merugikan.
Artikel Terkait
Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah Diberlakukan di Tol Jagorawi Menuju Puncak
Iran Ancam Balas Serangan AS dengan Targetkan Fasilitas Energi dan IT Amerika-Israel
Bayern Munich Hajar Union Berlin 4-0, Dortmund Menang Dramatis
Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 pada 24 Maret