“Ini kesempatan kita semua, khususnya umat Islam, untuk menjaga persatuan dan silaturahmi, serta bersama-sama memajukan bangsa dan negara,” katanya.
Namun begitu, JK juga mengingatkan kondisi yang kurang baik di luar negeri. Ia menyinggung soal berbagai persoalan yang menghantam sejumlah negara Islam, terutama di Timur Tengah. Situasi itu, dalam pandangannya, justru harus menjadi pengingat betapa berharganya kerukunan yang kita miliki di dalam negeri.
“Kita di Indonesia harus menjaga persatuan itu. Kita juga mendukung dan mendoakan saudara-saudara kita di negara lain agar dapat kembali bersatu,” tutur JK.
Rangkaian acara pagi itu pun berakhir. Para tokoh berpamitan dan bubar, meninggalkan lapangan masjid yang perlahan kembali lengang. Sebuah momen kebersamaan sederhana, tapi sarat makna.
Artikel Terkait
ASDP Catat Lonjakan Penumpang Hingga 5,4% di Arus Mudik Lebaran 2026
Arus Balik Lebaran Mulai Masuk Jakarta, Puncak Diprediksi Besok
Kemenhub Optimalkan Skema Tiba-Bongkar-Berangkat untuk Antisipasi Puncak Arus Balik
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Capai 15,54 Persen, Target 112 Ribu Siswa