Menurutnya, pintu akan dibuka selepas salat Zuhur hingga sore. Agar tak terlalu penuh, sistem kunjungan akan diatur bergiliran. “Ya 5.000-an mungkin, seperti tahun lalu lah,” ujarnya lagi. Ia mengakui antusiasme biasanya tinggi. Untuk itu, selain area dalam istana, tenda-tenda juga disiapkan di luar jika peserta membeludak. “Nanti bila tidak muat, di luar juga sudah disiapkan oleh Pak Mensesneg tenda, kemudian ya nanti bergantian masuk,” jelas Teddy.
Acaranya sendiri dijamin meriah dan ramah keluarga. Pemerintah menyiapkan hidangan khas Lebaran. Ketupat, opor, dan aneka kue pastinya tak akan absen. Buat pengunjung cilik, ada juga hiburan sederhana yang disiapkan khusus.
“Ada makan siang, ada silaturahmi, ada ketupat dan sebagainya. Istana terbuka untuk umum, itu siang sampai sore hari. Seperti tahun lalu, istana dibuka untuk rakyat, nanti disiapkan berbagai macam makanan dan hiburan sedikit untuk anak kecil begitu ya kira-kira,”
tutup Seskab menggambarkan suasana yang akan datang. Sebuah tradisi baru pasca-Idul Fitri, tampaknya, mulai menemukan bentuknya.
Artikel Terkait
Ucapan Idul Fitri via WhatsApp Jadi Jembatan Silaturahmi di Era Digital
Presiden Prabowo Salat Id di Aceh, Istana Gelar Open House Lebaran
Presiden Prabowo Buka Istana Negara untuk Halalbihalal Umum, Targetkan 5.000 Tamu
BMKG Prediksi Langit Berawan dan Hujan Ringan di Jakarta Saat Lebaran 2026