Sebuah proyektil dilaporkan menghantam kapal tanker yang sedang berlabuh di dekat pelabuhan Uni Emirat Arab. Menurut laporan New York Times yang mengutip Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris, kapal yang berada dekat pelabuhan Fujairah itu hanya mengalami kerusakan ringan. Untunglah.
Tapi, ceritanya belum selesai. Pejabat UEA juga melaporkan serangan drone yang memicu kebakaran di pusat industri minyak utama mereka. Kejadian ini, tentu saja, makin memperburuk kekhawatiran soal pasokan global yang sejak awal sudah ketat.
Prospek konflik yang berkepanjangan di Iran jelas bikin semua orang waswas. Guncangan energi berpotensi memicu tekanan inflasi di seluruh dunia, dan itu mimpi buruk bagi banyak ekonomi.
Dampaknya sudah terasa di sektor lain, termasuk penerbangan. Ed Bastian, CEO Delta Air Lines, mengaku maskapainya terpaksa menaikkan beberapa tarif penerbangan. Biaya bahan bakar mereka membengkak dua kali lipat sejak awal tahun ini.
Meski begitu, ada secercah berita baik bagi Delta. Sahamnya malah ditutup hampir 7 persen lebih tinggi. Grup tersebut tetap optimis, memperkirakan laba per saham masih dalam kisaran yang diharapkan, berkat pendapatan yang ternyata cukup kuat.
Artikel Terkait
Bank Raya Siapkan Layanan 24 Jam dan Tarik Tunai Tanpa Kartu untuk Libur Panjang 2026
Bus Tabrak Pikap Mogok di Tol Pejagan-Pemalang, 1 Tewas dan 33 Luka-luka
Bapanas Klaim Stok Daging Nasional Aman Tiga Kali Lipat Jelang Lebaran
Kemenhub Siap Beri Sanksi Tegas untuk OTA yang Main-Main dengan Tarif