"DLSS 5 adalah momen GPT untuk grafis," tegasnya.
Namun begitu, inovasi Nvidia tidak berhenti di situ. Di sisi perangkat keras, perusahaan itu sudah menyiapkan sistem komputasi AI generasi berikutnya, Vera Rubin, yang rencananya meluncur akhir tahun ini. Rinciannya cukup mencengangkan.
Sistem Vera Rubin disebut-sebut terdiri dari sekitar 1,3 juta komponen. Yang lebih gila lagi, kinerjanya dijanjikan bisa sepuluh kali lipat lebih efisien per watt dibanding pendahulunya, sistem Grace Blackwell. Bayangkan saja.
Terakhir, terkait ranah perangkat lunak, Nvidia juga punya andalan baru: NemoClaw. Software ini dirancang khusus untuk mendukung pengembangan dan penyebaran agen AI pada platform OpenClaw. Jadi, dari ujung ke ujung, Nvidia sepertinya ingin menguasai seluruh ekosistem.
Gelombang inovasi mereka jelas akan mengguncang industri. Kita tunggu saja realisasinya.
Artikel Terkait
Bank Raya Siapkan Layanan 24 Jam dan Tarik Tunai Tanpa Kartu untuk Libur Panjang 2026
Bus Tabrak Pikap Mogok di Tol Pejagan-Pemalang, 1 Tewas dan 33 Luka-luka
Bapanas Klaim Stok Daging Nasional Aman Tiga Kali Lipat Jelang Lebaran
Kemenhub Siap Beri Sanksi Tegas untuk OTA yang Main-Main dengan Tarif