Arus mudik Lebaran 2026 ternyata sudah mulai bergerak lebih awal. Pantauan dari jalan tol menunjukkan, ribuan kendaraan telah memadati jalur keluar Jabotabek sejak pertengahan pekan lalu. Menurut Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, volume lalu lintas pada Rabu dan Kamis (11-12 Maret) kemarin saja sudah mencapai angka 285.781 kendaraan.
“Mulai terlihat peningkatannya, ya,” ujar Rivan.
Ia menjelaskan, pada Rabu (11/3) atau H-10 Lebaran, tercatat 139.324 kendaraan melintasi empat gerbang tol utama. Angka itu naik sekitar 2,2% dari kondisi normal. Rivan menambahkan, untuk dua hari tersebut, mayoritas perjalanan masih didominasi arus menuju arah Timur.
Namun begitu, dia mengingatkan sesuatu yang penting. Masyarakat sebaiknya menghindari perjalanan pada tanggal 18 Maret 2026 mendatang. Hari itulah yang diprediksi menjadi puncak arus mudik tahun ini. Imbauan ini disampaikan untuk mengantisipasi kemacetan parah yang biasa terjadi.
Di sisi lain, ada kabar baik buat para pemudik. Jasa Marga kembali memberikan diskon tarif tol sebesar 30%. Program ini cuma berlaku dua hari, yakni tanggal 15 dan 16 Maret (H-6 hingga H-5 Lebaran). Syaratnya, perjalanan harus dilakukan secara menerus di ruas-ruas tol tertentu.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak Masih Terkendali, Jumlah Penumpang Turun 19,4%
Ramai Pengunjung Jelang Lebaran, Pedagang Tanah Abang Keluhkan Daya Beli Menurun
Imsak Jakarta 15 Maret 2026 Pukul 04.33 WIB
Pramono dan Megawati Resmikan Taman Bendera Pusaka di Menteng