Selasa malam (10/3/2026), Istana Negara di Jakarta tampak ramai. Suasana khidmat segera menyelimuti kompleks itu, menyambut peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 Hijriah yang digelar Presiden Prabowo Subianto. Para undangan pun berdatangan satu per satu.
Dari menteri Kabinet Merah Putih, pejabat tinggi negara, hingga sejumlah tokoh agama terlihat memadati lokasi. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga hadir dalam acara yang penuh makna ini. Di antara kerumunan, tampak pakar tafsir ternama, Quraish Shihab, turut hadir. Menurut rencana, dia akan menyampaikan tausiyah malam itu.
“Ya didengar saja (tausiyahnya). Tentang Nuzulul Qur'an. Ya tentang (pesan) damai, biar damai,” ujar Shihab singkat kepada para wartawan yang menunggu di depan Istana. Rencananya, sekitar 250 tamu undangan akan menghadiri acara tersebut.
Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, menyebut momen ini sangat istimewa. Baginya, ini adalah momentum kenegaraan untuk mengingat turunnya wahyu pertama Al-Qur’an.
“Kita diundang untuk mengikuti Nuzulul Qur'an sebagai momentum kenegaraan untuk memperingati turunnya wahyu Alquran di bulan suci yang penuh keberkahan dan penuh hidayah ini,” jelasnya.
Artikel Terkait
Puluhan Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi Akibat Penjadwalan Ulang Penerbangan
Pemerintah Tunda Akses Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
22 WNI Dievakuasi dari Iran Tiba di Indonesia Usai Jalani Perjalanan Darat Panjang
Kementan Siapkan 5,9 Miliar Benih Tebu untuk Pacu Swasembada Gula 2026