Menyambung dari Velodrome ke Manggarai, proyek LRT Jakarta Fase 1B masih mengejar target operasional Agustus 2026. Begitu kata Iwan Takwin, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo atau Jakpro. Target itu, katanya, tetap dipegang.
“Terkait dengan keberlanjutan LRT Jakarta. Ya benar memang untuk LRT 1B ini kami target sesuai dengan timeline-nya di Agustus insyaallah itu akan beroperasi secara official,” ujar Iwan, Minggu lalu.
Uji coba atau commissioning test rencananya bakal dimulai tak lama lagi, usai Lebaran ini. Jadi, semua masih berjalan sesuai rencana.
Namun begitu, ceritanya tak berhenti di Manggarai. Begitu fase 1B selesai, Jakpro sudah punya rencana untuk melanjutkan pembangunan lintasan. Iwan menyebut ada dua opsi perpanjangan yang sudah dapat lampu hijau dari Kemenhub.
“Nah memang saat ini kalau kita bicara setelah 1B di Manggarai, lanjutannya ke mana? bahwa 2B yang ke Halim itu jadi 2A ke JIS, dan 2B ke Halim itu, memang secara perizinan itu sudah disetujui oleh Kemenhub,” jelasnya.
Di sisi lain, ada tantangan lain yang mengintai. Kondisi keuangan Pemprov DKI, yang terkena imbas pemotongan Dana Bagi Hasil dari pusat, turut mempengaruhi proyek ini. Situasi ini memaksa Jakpro untuk berpikir keras.
Mereka harus cari cara, strategi pendanaan yang kreatif untuk memastikan proyek lanjutan bisa tetap jalan. “Nah, tapi kan dengan kondisi saat ini, Jakpro kemudian harus memikirkan bagaimana kreativitas kami untuk dari sisi pendanaan,” kata Iwan.
Kajian pun sedang disusun. Fokusnya pada dua hal: mana proyek yang harus diprioritaskan dulu, dan seberapa besar minat investor untuk menanamkan dananya. Dengan begitu, nanti bisa ada gambaran yang jelas untuk diserahkan ke pimpinan.
“Sehingga nanti dalam kami menyusun laporan ke Bapak Gubernur, beliau kemudian bisa melihat gambaran utuhnya kalau kemudian menetapkan mana yang terlebih dahulu,” pungkas Iwan.
Jadi, meski target 2026 untuk fase 1B masih di depan mata, jalan menuju jaringan LRT yang lebih luas masih perlu perjuangan ekstra, terutama soal pembiayaan.
Artikel Terkait
Kepala Bakom Janji Pola Komunikasi Pemerintah Lebih Agresif: ‘Kalau Diserang, Jangan Diam’
Menteri Perhubungan Panggil Manajemen Green SM Usai Kecelakaan Maut di Bekasi Timur Tewaskan 14 Orang
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik untuk Redam Dampak Perang di Selat Hormuz
Kapal Pesiar Miliarder Rusia yang Disanksi AS Lintasi Selat Hormuz Tanpa Hambatan