Dari Cikarang, Jawa Barat, datang kabar soal langkah konkret pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, resmi akan membangun hunian subsidi di kawasan Meikarta. Proyek ini ditandai dengan peninjauan lokasi yang dilakukan pekan lalu.
Rosan Roeslani, CEO Danantara Indonesia, hadir langsung di lokasi. Menurutnya, peninjauan ini adalah langkah awal. Tujuannya jelas: memastikan perencanaan yang matang dan berkelanjutan untuk proyek hunian MBR.
"Sesuai arahan Presiden, penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah merupakan salah satu prioritas utama dalam pembangunan nasional," tegas Rosan di Cikarang, Minggu (8/3/2026).
Ia menekankan, kolaborasi adalah kunci. Pemerintah, Danantara, BUMN, dan pihak swasta dalam hal ini Lippo Group harus bersinergi. Dengan begitu, pengembangan kawasan bisa dirancang secara komprehensif. Mulai dari konsep, harga, sampai skema kepemilikan bagi calon penghuni.
"Intinya, melalui kolaborasi ini kami ingin memastikan akses hunian layak dan terjangkau benar-benar terwujud," tambah Rosan.
Artikel Terkait
OJK Cabut Izin BPR Koperindo Jaya, LPS Siap Lakukan Likuidasi
PSIM Bangga Kiper Cahya Supriadi Dipanggil Timnas oleh Herdman
Jasa Marga Pastikan Diskon 30% Tarif Tol Lebaran 2026 Tak Ganggu Kinerja
Persib Amankan Puncak Klasemen Usai Bungkam Persik 3-0