JAKARTA Kabar terbaru dari Teheran: Majelis Pakar Iran dikabarkan sudah menemukan titik terang. Badan ulama yang bertugas memilih pemimpin tertinggi itu disebut-sebut telah mencapai konsensus mayoritas untuk menentukan pengganti Ayatollah Ali Khamenei. Hal ini diungkapkan oleh salah satu anggotanya, Ayatollah Mohammad-Mahdi Mirbagheri.
Namun begitu, prosesnya belum sepenuhnya mulus. Lewat kantor berita Mehr, Mirbagheri mengakui masih ada "beberapa hambatan" yang harus diselesaikan. Ia tidak merinci lebih jauh.
Ini tentu momen krusial. Konstitusi negara itu menempatkan wewenang penuh pemilihan pemimpin tertinggi di tangan Majelis Pakar, yang beranggotakan 88 ulama. Posisi itu kini lowong setelah Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS-Israel di Teheran akhir Februari lalu. Peristiwa itu sekaligus menjadi pemicu konflik yang kini meluas di kawasan Timur Tengah.
Tekanan justru datang dari luar. Militer Israel secara terbuka mengeluarkan ancaman yang keras dan gamblang.
Peringatan itu disampaikan dalam bahasa Persia lewat platform X, Minggu kemarin. Ancaman itu jelas ditujukan kepada para anggota majelis.
Artikel Terkait
Pemerintah Prioritaskan Penyelesaian Utang KCIC Sebelum Kaji Perpanjangan Kereta Cepat
Commuter Line Merak Berhenti di Cilegon Sementara, Antisipasi Arus Mudik Lebaran
SKK Migas dan Kontraktor Tandatangani Amendemen PJBG, Lifting Minyak Diproyeksi Naik 11.693 Barel per Hari
Calon Komisioner OJK Soroti Ancaman Siber dan Rendahnya Literasi Keuangan