AS dan Israel Lancarkan Serangan Gabungan, Iran Balas dengan Rudal ke Fasilitas Militer AS

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 17:40 WIB
AS dan Israel Lancarkan Serangan Gabungan, Iran Balas dengan Rudal ke Fasilitas Militer AS

“Selama 47 tahun, rezim Ayatullah menyerukan 'Kematian bagi Israel' dan 'Kematian bagi Amerika.' Mereka telah menumpahkan darah kami, membunuh banyak warga Amerika, dan bahkan membunuh rakyatnya sendiri,” kata Netanyahu, suaranya tegas.

Ancaman nuklir Iran juga jadi perhatian utama. Netanyahu menegaskan rezim ini tidak boleh memiliki senjata nuklir. Alasannya, hal itu akan membahayakan perdamaian global dan masa depan umat manusia.

Dia mengulang seruannya, memanggil semua kelompok di Iran dari Persia, Kurdi, hingga Azeri untuk bersatu membebaskan diri.

Di sisi lain, seruan perlawanan juga datang dari dalam. Putra Mahkota Iran, Reza Pahlavi, ikut angkat bicara. Dia mendesak militer dan kepolisian di tanah airnya untuk membelot, membantu gerakan anti-rezim yang berusaha menggulingkan Republik Islam.

Situasi masih berkembang. Dan dunia menahan napas, menunggu babak berikutnya dari konflik yang tiba-tiba meledak ini.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar