AMSTERDAM Ada rasa kecewa, tentu saja. Tapi bagi Maarten Paes, kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026 bukanlah akhir segalanya. Kiper Ajax Amsterdam itu justru melihatnya sebagai batu pijakan. Usai tersingkir di putaran keempat kualifikasi, fokus tim kini beralih ke target baru di bawah arahan sang pelatih anyar, John Herdman.
Perjalanan memang terhenti di fase itu, saat Patrick Kluivert masih memegang kendali. Tak butuh waktu lama bagi PSSI untuk mengambil keputusan. Kluivert pun dilepas, dan pada Januari 2026, Herdman resmi diperkenalkan sebagai nahkoda baru.
Sebagai bagian penting dari skuad selama proses kualifikasi, Paes merasakan sendiri semua dinamika itu. Naik turunnya performa, tekanan, hingga momen-momen manis.
"Sungguh fantastis. Saya melakukan debut dua tahun lalu," kenangnya, dalam wawancara dengan ESPN NL akhir pekan lalu.
Bagi Paes, pengalaman membela Garuda lebih dari sekadar urusan lapangan hijau. Ada nilai lain yang dia dapatkan, sesuatu yang lebih dalam.
"Selain menjadi petualangan fantastis di lapangan, Anda juga mendapatkan sesuatu yang hebat di luar lapangan. Dampak sosial. Anda banyak berkontribusi kepada masyarakat," tambahnya.
Nah, di era baru ini, dia menaruh harapan besar pada Herdman. Paes yakin sosok asal Inggris itu punya kualifikasi untuk membawa perubahan. Impiannya sederhana tapi jelas: mendongkrak posisi Indonesia di ranking FIFA.
"Semoga, dengan pelatih nasional yang baru, kita bisa melangkah lebih jauh dalam peringkat FIFA," tutur Maarten.
Lantas, apa target konkretnya? Fokus jangka pendek sudah jelas: Piala Asia tahun depan. Turnamen itu akan jadi tolok ukur penting sebelum akhirnya kembali membidik panggung dunia.
"Tahun depan, Piala Asia, dan kemudian menuju Piala Dunia berikutnya," tandasnya mantap.
Jadi, begitulah. Pernyataan sang kiper seolah menegaskan bahwa satu babak telah tertutup. Babak baru, dengan mimpi yang tak kalah besar, kini resmi dimulai. Kegagalan ke Qatar 2026 tinggal pelajaran pahit yang harus dijadikan bahan bakar.
Artikel Terkait
Simon Grayson Ungkap Alasan Bergabung dengan Timnas Indonesia
Empat Kandidat Juara Liga Champions 2026 Resmi Terbentuk
Acosta Akui Aprilia dan Ducati Ancaman Serius, Tapi KTM Tak Menyerah
AC Milan Siapkan Rencana Perombakan Lini Depan, Dybala Jadi Target Utama